Jokowi: Indonesia dan Korsel Komitmen Bangun Ekosistem Mobil Listrik
JAKARTA, Investortrust.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) telah bersepakat dalam membangun ekosistem mobil listrik atau electric vehicle (EV). Jokowi mengatakan ekosistem EV memiliki potensi yang besar untuk berkembang di Indonesia.
“Indonesia dan Korea telah berkomitmen untuk mengembangkan ekosistem EV dan ini memiliki peluang yang menjanjikan,” kata Jokowi dalam rekaman kata sambutan yang disampaikan pada ajang Korea-Indonesia Cooperation Forum in Commemoration of the 50th Anniversary of Diplomatic Relations, di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (30/11/2023).
Jokowi mengatakan komitmen membangun ekosistem itu didukung sumber daya alam Indonesia yang melimpah untuk pengembangan baterai EV. Dukungan juga muncul berupa pasar yang besar.
Baca Juga
Teten: Korea Selatan Bisa Jadi Acuan Pengembangan Start-up Tanah Air
“Dan kondisi ekonomi yang terjaga dan stabilitas sosial politik yang kondusif,” ujar dia.
Jokowi juga berterima kasih kepada para pelaku usaha yang sudah berinvestasi di Indonesia. Berkat investasi tersebut, Korsel menempati peringkat ke-7 sebagai negara dengan volume investasi terbesar di Indonesia.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pelaku bisnis Korea yang memilih berinvestasi di Indonesia, sehingga di tahun 2022 Korea menempati peringkat ketujuh dari negara-negara dengan jumlah investasi terbesar di Indonesia,” kata dia.
Baca Juga
Ekosistem Kendaraan Listrik Baru Mulai Bisa Terbentuk di Tahun 2030-2035
Jokowi mengatakan hubungan diplomatik Indonesia dengan Korsel bukan hanya strategis, tetapi juga kuat. Jokowi menyebut persahabatan Indonesia dan Korsel terjalin erat.
Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut hubungan dagang Indonesia dengan Korea Selatan telah menunjukkan peningkatan yang signifikan selama 50 tahun terakhir, dengan nilai US$ 15,7 miliar. Dia menyebut Indonesia sebagai ASEAN yang menjadi episentrum pertumbuhan dan pusat investasi.
“Kepercayaan ini yang diharapkan momentumnya dimanfaatkan bersama Indonesia dan Korea,” kata dia.
Karena, kata Airlangga, berdasar survey, dibanding negara lain Indonesia memberikan laba yang lebih baik bagi korporasi.
“Survei Jetro mengatakan bahwa dibanding negara lain, Indonesia memberikan laba yang lebih bagi korporasi. Saya bisa menyampaikan beberapa perusahaan Korea, termasuk Posco, bukunya bagus. Apalagi Daewoo konstruksinya di sini tambah banyak proyek,” ucap dia. (CR-7)

