Mendag: Nilai Ekspor hingga Oktober 2023 Capai US$ 214,41 Miliar, Turun 12% YoY
JAKARTA, Investortrust.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menyebutkan, nilai ekspor sepanjang Januari hingga Oktober 2023 tercatat sebesar US$ 214,41 miliar. Namun ia mengungkapkan bahwa angka tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.
Dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, menteri yang akrab disapa Zulhas ini mengatakan penurunan nilai ekspor dibandingkan tahun lalu adalah sebesar 12%, yakni sebesar US$ 244,06 miliar pada 2022.
Baca Juga
Kemendag Pastikan TikTok Belum Ajukan Izin Perdagangan Elektronik
"Total nilai ekspor sepanjang Januari hingga Oktober 2023 sebesar US$ 214,41 miliar atau mengalami penurunan 12% dibanding periode yang sama tahun 2022 yang mencapai US$ 244,06 miliar," ucapnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (27/11/2023).
Zulhas kemudian merinci nilai-nilai ekspor di berbagai sektor, pertama nilai ekspor nonmigas Indonesia secara kumulatif mencapai US$ 201,2 miliar. Sementara itu, ia menyebut, penurunan nilai ekspor terjadi pada sektor pertambangan.
"Penurunan terbesar terjadi pada sektor pertambangan sebesar 20,8 persen yang disumbang dengan menurunnya ekspor batu bara," terang Mendag Zulhas.
Baca Juga
Digadang Jadi 'Super Hub', Mendag Ajak Investor AS Tanamkan Modal di IKN
Ia juga menjelaskan, pangsa ekspor nonmigas ke China mengalami penurunan sebesar 0,46% dibandingkan tahun lalu. Namun menurutnya, negara itu masih menjadi tujuan ekspor yang memiliki peranan besar.
"Namun Tiongkok tetap merupakan negara tujuan ekspor yang memiliki peranan terbesar, sebesar 25,42%, diikuti oleh Amerika Serikat 9,5% dan India 8,17%," terangnya. (CR-9)

