Cek Langkah-Langkah Kemenhub Siapkan Angkutan Laut di Periode Nataru
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) telah melakukan serangkaian persiapan penyelenggaraan angkutan laut agar masyarakat dapat menggunakan jasa transportasi laut dengan selamat, aman, lancar, dan nyaman selama Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).
Direktur Jenderal (Dirjen) Hubla, Capt. Antoni Arif Priadi mengungkapkan, persiapan telah dilakukan sejak bulan Agustus. Dalam persiapan tersebut ada 3 hal penting yang harus diperhatikan yaitu kapal, pelabuhan, dan sumber daya manusia (SDM).
“Untuk kapal, kita telah melakukan ramp check sarana dan prasarana transportasi laut termasuk kapal penumpang di sejumlah pelabuhan yang diperkirakan mengalami lonjakan penumpang pada periode Nataru 2023/2024 guna memastikan aspek standar kelaiklautan kapal dan keselamatan pelayarannya terpenuhi,” ungkap Capt. Antoni dalam podcast Ditjen Hubla “Bukan PHP”, Selasa (26/12/2023).
Ramp check ini, lanjut dia, tidak hanya dilakukan menjelang angkutan laut Natal dan Tahun Baru saja atau hari-hari besar atau libur lainnya tetapi dilakukan berkala dan periodik setiap saat.
Baca Juga
Arus Mudik Nataru 2023-2024 Lebih Padat, Tenyata Ini Penyebabnya
Selain kelaiklautan kapal, Capt. Antoni menjelaskan, kenyamanan penumpang kapal merupakan prioritas Kemenhub melalui penataan terminal penumpang secara berkala.
Di samping itu, Ditjen Hubla juga memastikan, semua Anak Buah Kapal (ABK) yang bertugas di atas kapal yang melayani angkutan Laut Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 dalam kondisi baik dan siap mendukung keselamatan dan keamanan pelayaran.
“Saat ini dari masing-masing stakeholder telah aktif dan bersinergi di setiap posko yang terdapat di 264 pelabuhan. Kita punya satu semangat yang sama yaitu menyukseskan angkutan laut Natal 2023 dan Tahun Baru 2024,” jelasnya.
Sebagai informasi, Kemenhub telah membentuk Posko Pusat Terpadu yang berlangsung mulai 19 Desember 2023 hingga 3 Januari 2024. Tujuan digelarnya Posko terpadu adalah untuk memastikan kelancaran serta memudahkan koordinasi lintas sektoral dalam penyelenggaraan angkutan Nataru guna melayani masyarakat yang akan melaksanakan mudik.
Baca Juga
DJKA: Jumlah Penumpang Harian KA Periode Nataru 2023 Lampaui Angka Sebelum Covid
Mengatasi cuaca buruk yang belakangan kerap terjadi, Capt. Antoni menegaskan, pemetaan potensi risiko termasuk menjadi salah satu fokusnya. “Penting untuk memetakan potensi risiko, terutama terkait cuaca yang kurang bersahabat dan ombak yang berbeda-beda. Cuaca buruk dapat mempengaruhi keberangkatan kapal sehingga kami akan terus berkoordinasi dengan KSOP untuk terus melakukan edukasi kepada penumpang terkait keselamatan pelayaran,” papar Capt. Antoni.
Sementara itu, dalam menghadapi lonjakan kasus Covid-19 yang kian marak, Capt. Antoni berpesan agar para calon penumpang untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.
“Tetap jaga kesehatan karena kesehatan yang utama. Saya juga berpesan agar jadilah penumpang yang baik, berikan masukan dengan positif dan ingatkan diri untuk tidak latah menerima informasi tanpa verifikasi,” tuturnya.

