Kemenperin Fokus Kembangkan Hilirisasi Komoditi Spirulina dan Porang
JAKARTA, Investortrust.id - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah fokus mengembangkan hilirisasi di sejumlah komoditas, yakni antara lain spirulia dan porang.
Perusahaan yang melakukan hilirisasi pada dua komoditas ini pun diberikan pembinaan melalui fasilitas kerja sama.
Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika menjelaskan bahwa saat ini telah terdapat perusahaan yang berhasil memproduksi beberapa produk hilir berbasis spirulina, yakni meliputi superfood (suplemen dan kopi), superskin (masker wajah), dan supernature (pakan).
Baca Juga
WSBP Sebut Progres Proyek Jalan Tol CCTW Seksi 2 Capai 89,9%
"Produk-produk yang telah dipasarkan tersebut memerlukan perluasan jaringan pasar, termasuk bekerjasama dengan industri pakan,” ujar Putu dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/1/2024).
Salah satu perusahaan pengolahan Spirulina yang dibina Kemenperin adalah PT Alga Bioteknologi yang berlokasi di Jawa Tengah. Saat ini PT Alga Bioteknologi Indonesia berkerjasama dengan Laboratorium Teknologi Pangan Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang.
Menurut Putu Juli, keduanya sedang mengembangkan produk biskuit berbahan baku Spirulina yang kaya protein sebagai nutrisi untuk tumbuh kembang bayi serta mencegah stunting.
Baca Juga
Kemenperin Sebut Nilai Ekspor RI ke India Capai US$ 3,8 Miliar
“PT Alga Bioteknologi Indonesia mempunyai target untuk menguasai pasar Eropa dan masih mencoba target 10% pasar dalam negeri melalui skema kerja sama dengan beberapa lembaga pendidikan, seperti Universitas Diponegoro dan Universitas Setia Budi,” tambahnya.
Sementara itu, perusahaan binaan Kemenperin yang melakukan hilirisasi porang adalah CV Tri Mitra Agro Semarang. Produk utama perusahaan ini, yakni porang berbentuk chip, dan sudah berhasil diekspor ke beberapa negara, seperti Tiongkok dan Jepang.
“Kemenperin juga mendukung kerja sama antara industri pengolahan porang dengan perusahaan kosmetik guna pembuatan masker wajah, serta industri potensial lainnya untuk perluasan jaringan pasar,” tandasnya.

