Harga BBM Pertamina Bertahan, Kementerian ESDM Ngaku Tak Lakukan Intervensi
JAKARTA, investortrust.id - PT Pertamina telah menetapkan untuk mempertahankan harga jual bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mereka di bulan Maret 2024 ini. Menanggapi hal tersebut, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menngaku tidak melakukan intervensi apa pun terkait keputusan tersebut.
Pertamina sendiri sejatinya sudah menahan harga sejak Februari 2024. Di saat penyedia BBM lainnya seperti Shell, Vivo, dan BP-AKR menaikkan harga bulan lalu, Pertamina tetap mempertahankan harga jual mereka, termasuk untuk BBM non-subsidi seperti Pertamax.
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana menjelaskan, keputusan penentuan harga jual BBM non-subsidi sejatinya ada di tangan Badan Usaha (BU). Maka dari itu, pihaknya tak ikut campur dengan keputusan Pertamina yang menahan harga jual untuk Pertamax dan yang lainnya.
Baca Juga
“Kan jelas aturannya di situ, lapor saja ke sini. Sepanjang dia masih dalam koridornya, dan itu wilayahnya kan ada di Badan Usaha BBM. Jadi kita tidak ada intervensi atau apa,” kata Dadan Kusdiana saat ditemui di Kementerian ESDM, Jumat (1/3/2024).
Sebagai informasi, Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Senin (26/2/2024) sempat menyampaikan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM, termasuk untuk yang non-subsidi.
“Tadi diputuskan dalam sidang kabinet paripurna tidak ada kenaikan tarif listrik, tidak ada kenaikan harga BBM sampai Juni (2024) baik itu yang subsidi maupun non subsidi,” ujar Airlangga di kantornya.
Baca Juga
Harga BBM Pertamina Terbaru Maret 2024 di Seluruh Indonesia, Simak Daftarnya
Airlangga mengatakan anggaran subsidi untuk energi rencananya tetap sama. Anggaran untuk Pertamina dan PLN nantinya akan diambil dari saldo anggaran lebih (SAL) dan pelebaran defisit anggaran APBN 2024.
“Jadi itu (defisit) 2,3-2,8% (dari PDB),” papar dia.

