Penumpang Udara Nataru di Bandara Soetta Naik 18%, Capai 1 Juta
JAKARTA, investortrust.id - Angkasa Pura II mencatat, Bandara Soekarno-Hatta pada Angkutan Nataru tahun ini telah melayani lebih kurang 1 juta penumpang. Jumlah naik 18% dari tahun lalu.
Baca Juga
Jasa Marga: Hingga H-2 Natal, 1 Juta Lebih Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
“Ini menandakan bahwa kinerja sektor aviasi semakin baik, produktivitasnya meningkat. Juga, jumlah kargo yang keluar masuk dari Soekarno-Hatta meningkat,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangan usai meninjau pergerakan penumpang dalam rangka angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (24/12/2023).
Turut hadir mendampingi Menhub adalah Plt Dirut PT Angkasa Pura II Wendo Asrul Rose dan Kepala Otoritas Bandara Wilayah I Jakarta Yufridon Gandoz Situmeang.
Ekonomi Membaik
Menhub mengaku gembira karena produktivitas penerbangan meningkat dibandingkan tahun lalu, baik dari jumlah pergerakan penumpang maupun okupansi penumpang. Kinerja yang baik dari sektor penerbangan, menurut Menhub, adalah dampak dari membaiknya ekonomi masyarakat, terutama pascapandemi Covid-19.
“Tadi saya lihat banyak anak-anak berlibur. Itu menunjukkan ekonomi masyarakat menjadi semakin baik,” kata Menhub.
Baca Juga
Menteri ESDM dan Pertamina Pastikan Kesiapan Layanan Energi saat Nataru
Terbanyak ke Singapura
Untuk penumpang udara dari Bandara Soekarno-Hatta, destinasi internasional terbanyak ke Singapura, Kuala Lumpur, dan Jeddah. Sedangkan destinasi domestik terbanyak ke kota Denpasar, Medan, dan Surabaya.
"Tingkat on time performance Bandara Soekarno-Hatta di kisaran 71%, Sedangkan load factor (tingkat okupansi) mencapai 80%," imbuhnya.
Pada kunjungan tersebut Menhub juga melakukan ramp check pada pesawat Garuda Indonesia. Menhub mengatakan, berdasarkan data dari Otban Wilayah I, pesawat yang telah dilakukan ramp check sebanyak 60%.
“Saya ke sini ingin melihat berapa pesawat yang sudah di-ramp check. Ini untuk memastikan kelaikan pesawat demi keselamatan dan keamanan penerbangan,” tutur Menhub.
Untuk puncak arus mudik Natal diperkirakan telah terjadi di tanggal 22 Desember 2023, dengan jumlah 184 ribu penumpang. Sedangkan puncak arus mudik tahun baru diprediksi tanggal 29 Desember 2023, sebanyak 180 ribu penumpang. Sedangkan puncak arus balik diprediksi akan jatuh di tanggal 2 Januari 2024.

