KDEI Taipei Sebut Ekspor RI ke Taiwan Turun Hingga 16,28%, Ini Penyebabnya
JAKARTA, Investortrust.id - Kepala Bidang Perdagangan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei, Bayu Nugroho mengungkapkan, nilai ekspor dari Indonesia ke Taiwan mengalami penurunan hingga 16,28% selama periode Januari-September 2023.
Sementara itu, nilai ekspor Indonesia ke Taiwan periode Januari-September 2022 mencapai US$ 5,2 miliar.
"However ya masih yang harus kita syukuri meskipun penurunan itu terjadi, sebenarnya neraca kita masih dalam keadaan surplus meskipun itu ada penurunan," ucapnya dalam diskusi virtual Sekolah Ekspor, Kamis (28/12/2023).
Baca Juga
Salah satu penyebab terjadi penurunan nilai ekspor Indonesia ke Taiwan karena pelemahan perekonomian dunia. "Thats the reason kenapa ketika perekonomian di dunia ini melesu, ekspor kita pun ke Taiwan melesu, karena yang diperlukan bahan baku untuk diekspor dari taiwan ke negara lain," terang Bayu.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan sejumlah produk atau barang serta komoditas yang kerap menjadi unggulan untuk diekspor ke Taiwan. Di antaranya ada makanan minuman, seafood, furniture, dan komponen untuk pembangunan gedung.
"Kita biasanya ekspor ke Taiwan itu tradisionalnya furniture, seafood, makanan minuman, mungkin yang lebih addict value lagi sekarang termasuk keramik, gelas kaca dan segala macam," tandasnya.
Baca Juga
Kemendag Prediksi Ekspor RI Tahun 2024 Tak Berbeda dengan 2023

