Goda Pengembang agar Lebih Banyak Bangun Rumah Bersubsidi, Kementerian PUPR Iming-imingi Bantuan PSU
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) siap menyalurkan bantuan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) kepada para pengembang perumahan. Tujuannya agar mereka bersedia membangun lebih banyak rumah bersubsidi supaya bisa dijangkau masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyebut, bantuan PSU ini diberikan sebagai stimulan bagi pelaku pembangunan rumah untuk membangun rumah MBR dalam rangka pencapaian target program satu juta rumah.
"Program ini merupakan bentuk nyata keseriusan pemerintah untuk mewujudkan cita-cita terpenuhinya kebutuhan rumah bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama rumah terjangkau layak huni dan berkualitas bagi MBR,” kata Menteri Basuki Hadimuljono dalam keterangannya, Rabu (8/11/2023).
Dijelaskan oleh Direktur Jenderal Perumahan Iwan Suprijanto, bantuan PSU sendiri merupakan bantuan pembangunan berupa penyediaan komponen prasarana, sarana, dan utilitas umum perumahan untuk meningkatkan perumahan yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Baca Juga
BI Dorong Insentif Likuiditas Pembiayaan untuk Gairahkan Sektor Perumahan
“Adanya PSU diharapkan mampu membuat lingkungan rumah bersubsidi yang lebih nyaman serta mendorong masyarakat berpenghasilan rendah untuk menghuni rumah yang layak dan berkualitas," sebut Iwan Suprijanto.
Sementara itu, Direktur Rumah Umum dan Komersial Fitrah Nur menyadari, bantuan PSU perlu diberikan agar para pengembang lebih bersemangat membangun rumah untuk MBR. Bahkan, pihaknya menerjunkan tim untuk melakukan verifikasi lapangan dan sosialisasi kepada pengembang dan pemerintah daerah terkait bantuan PSU.
"Adapun bentuk bantuan pembangunan PSU meliputi jalan, drainase, sistem penyediaan air minum serta prasarana dan sarana persampahan. Sedangkan bantuan jalan meliputi jalan lingkungan perumahan, jalan penghubung antar perumahan atau jalan akses perumahan umum," katanya.
Baca Juga
Menkeu Sebut Insentif Properti Sasar Pemilik Tabungan di Atas Rp 500 Juta
Lebih lanjut Fitrah menyampaikan, pada tahun anggaran 2023 pemerintah menyalurkan bantuan PSU untuk 43.068 unit rumah bersubsidi di seluruh Indonesia. Jumlah penyaluran bantuan PSU paling banyak terjadi di Sulawesi Selatan untuk 89 pengembang perumahan bersubsidi.
Adapun alasan pemerintah memberikan banyak insentif kepada masyarakat untuk membeli rumah dan para pengembang untuk membangun rumah bersubsidi adalah agar mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
"Sektor perumahan memiliki kontribusi besar terhadap PDB sebesar 14%. Selain itu, pembangunan perumahan di daerah juga akan membantu peningkatan perekonomian dan kesejahteraan sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat," katanya. (CR-8)

