Ini 5 Tol Paling Banyak Habiskan Dana Pembebasan Lahan
JAKARTA, Investortrust.id - Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) menyebut ada lima proyek pembangunan jalan tol yang menyita pendanaan paling besar untuk pembebasan lahannya. Proyek tol pertama yang cukup besar dana untuk pengadaan lahan yaitu tol Solo-Yogya-Kulonprogo.
“Yang pertama itu tol ruas dari Solo-Yogya-Kulon Progo. Ini (menghabiskan) Rp 3,4 triliun,” kata Direktur Pengadaan dan Pendanaan Lahan LMAN, Rustanto, di kantor LMAN, Jakarta, Selasa (23/1/2024).
Rustanto mengatakan salah satu faktor yang menyebabkan pembiayaan ruas tol ini besar yaitu harga tanah. “Ya harga tanahnya cukup tinggi untuk penggantiannya,” ujar dia.
Baca Juga
LMAN Gelontorkan Rp 123,87 Triliun untuk Pendanaan Lahan 117 PSN
Rustanto mengatakan proyek tol kedua yang menyita pendanaan cukup besar yaitu tol Semarang-Demak. Tol ini menyita dana pengadaan lahan sebesar Rp 2,69 triliun.
“Kemudian tol Yogyakarta-Bawen (Rp 2,49 triliun) tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Rp 1,06 triliun) dan tol Getaci (Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap ) (Rp 914 miliar)” kata dia.
Sejak periode 2017-2023, realisasi dana untuk pembebasan lahan jalan tol menjadi yang terbesar dari alokasi realisasi. Pada 2017 misalnya, realisasi pembebasan lahan untuk jalan tol mencapai Rp 11,72 triliun. Pada 2018 angka itu naik sebesar Rp 18,84 triliun.
Pada 2019, realisasi untuk pendanaan lahan jalan tol mencapai Rp 11,28 triliun. Setahun berikutnya, 2020, LMAN menggelontorkan Rp 17,99 triliun. Pada 2021, realisasi pendanaan lahan untuk jalan tol mencapai Rp 17,87 triliun.
Sementara itu untuk 2022 dan 2023, LMAN merealisasikan pendanaan pengadaan atau pembebasan lahan sebesar, masing-masing, Rp 12,17 triliun dan Rp 14,39 triliun.

