Proyek Tol Trans Sumatera Tahap I Hampir Selesai, Panjang Tol Fungsional 43,7 Km
JAKARTA, investortrust.id – PT Hutama Karya (Persero) memastikan target pengerjaan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) di tahun 2023 sepanjang 949 Km. EVP Corporate Secretary Hutama Karya, Tjahjo Purnomo mengungkapkan JTTS yang fungsional pada Libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) baru sepanjang 43,7 Km.
“Target pengerjaan JTTS sampai dengan akhir tahun 2023 yakni 949 Km yang terdiri dari pengerjaan JTTS Tahap 1, dan total panjang ruas JTTS (fungsional) Nataru adalah 43,7 Km,” ungkap Purnomo melalui Whatsapp, Selasa (5/12/2023).
Baca Juga
Hutama Karya Naikkan Kualitas Tol JORR Seksi S dan Akses Tanjung Priok
Dia juga menjelaskan, secara keseluruhan JTTS terdiri dari 24 ruas dengan total panjang 2.790 Km. “Kalau sudah 100% (selesai), total ada 24 ruas dengan panjang 2.790 Km, ini dibagi menjadi 4 tahapan pembangunan,” jelas Purnomo kepada Investortrust.id.
Progres JTTS tahap I terhitung periode cut off Oktober 2023 yaitu 94,1% dengan panjang 937 Km.
“Hingga periode cut off Oktober 2023, pengerjaan JTTS Tahap I (termasuk ruas tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat yang dikerjakan oleh PT Hutama Marga Waskita dan ruas tol Bakauheni – Terbanggi Besar dan Medan – Binjai yang dikelola oleh Indonesia Investment Authority (INA) dan Tahap II pada ruas tol Lingkar Pekanbaru, secara akumulasi mencapai 94,1% dengan Panjang 937 Km,” pungkas Purnomo.
Baca Juga
Hutama Karya Raih Dua Kontrak Baru di IKN, Senilai Rp1,1 Triliun
Hutama Karya juga mengestimasikan pada tahun 2024 pembiayaan (capex) perusahaan akan mencapai Rp35,305 triliun yang akan dialokasikan untuk beberapa proyek seperti KPBU, pengembangan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), serta pengembangan aset perusahaan. Purnomo turut menyampaikan, perusahaan optimistis terhadap prospek bisnis infrastruktur di tahun 2024 seiring dengan kenaikan anggaran Infrastruktur yang telah dialokasikan oleh pemerintah.
“PT Hutama Karya (Persero) mengestimasikan capex senilai Rp35,305 triliun pada tahun 2024 yang akan dialokasikan untuk proyek-proyek KPBU, pengembangan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), serta pengembangan aset perusahaan,” tutup Purnomo. (CR-3)

