Ascope ke-51 Perkuat Kerja Sama Energi ASEAN, Timor Leste Ikut Ambil Peran
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Penguatan kerja sama energi lintas negara menjadi salah satu fokus dalam pertemuan ke-51 ASEAN Council on Petroleum and Energy (Ascope) di Bali. Forum yang melibatkan perusahaan energi nasional negara-negara ASEAN tersebut membahas tantangan transisi energi, keamanan rantai pasok, serta pertukaran teknologi untuk memperkuat ketahanan energi kawasan.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengatakan, ketahanan energi tidak cukup hanya diukur dari kemampuan memenuhi kebutuhan saat ini. Negara-negara di kawasan juga perlu memastikan sistem energi tetap mampu menopang aktivitas ekonomi dan kebutuhan masyarakat pada masa mendatang.
Baca Juga
Pertamina Drilling Selesaikan 90 Sumur di WK Rokan hingga September 2026
“Di sektor energi, ketahanan berarti memastikan bahwa sistem yang kita andalkan saat ini mampu terus memenuhi kebutuhan masyarakat, mendukung perekonomian, dan melayani generasi mendatang,” ujar Simon dalam penutupan ASCOPE ke-51 di Bali, dikutip Kamis (29/10/2026).
Menurut Simon, negara-negara anggota memiliki tantangan dan kapasitas energi yang berbeda. Karena itu, kerja sama regional perlu dibangun dengan memanfaatkan keunggulan masing-masing negara, bukan dengan menyeragamkan kebijakan maupun kemampuan setiap anggota.
“Kekuatan kita bukan terletak pada upaya menjadikan setiap negara sama, melainkan pada kemampuan untuk mendorong setiap negara menyumbangkan keunggulan dan kapasitas uniknya demi mencapai tujuan bersama,” jelas Simon.
Forum Ascope selama ini menjadi wadah bagi perusahaan energi nasional di kawasan untuk bertukar pengalaman dan menjajaki kerja sama. Kolaborasi tersebut dinilai semakin penting di tengah perubahan lanskap energi global, termasuk kebutuhan menjaga keandalan pasokan sekaligus mendorong transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
Semangat kolaborasi lintas batas ini turut dirasakan oleh anggota baru ASCOPE, Timor Leste. Perwakilan Timor Leste, Zeferino, mengapresiasi tinggi peran strategis Ascope serta kelancaran penyelenggaraan pertemuan tingkat tinggi di Bali oleh Pertamina.
Baca Juga
Pertamina Dorong Kolaborasi Kawasan Perkuat Hulu Migas di ASCOPE Ke-51
Bagi Timor Gap sebagai perusahaan energi nasional Timor Leste yang baru berusia 15 tahun, keikutsertaan sebagai anggota penuh memberikan manfaat yang luar biasa. Melalui forum ini, Timor Leste dapat memperluas kolaborasi dengan National Oil Company dari negara-negara ASEAN lainnya, tidak hanya dalam aspek operasional hulu dan hilir migas, tetapi juga dalam program pengembangan konten lokal, pemberdayaan UMKM, hingga inisiatif corporate social responsibility (CSR) yang berkelanjutan.
Selain itu, pengalaman Indonesia dalam menyelenggarakan 51st Ascope Council Meeting ini memberikan inspirasi dan referensi berharga bagi Timor Leste yang sedang mempersiapkan diri untuk mengemban peran sebagai tuan rumah KTT ASEAN pada tahun 2029 mendatang.
