Telin Perluas Kolaborasi Global, Perkuat Kedaulatan Digital Indonesia
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), perusahaan operasional PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang berfokus pada pasar internasional, memperluas kolaborasi lintas industri untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Upaya ini dilakukan melalui penguatan kapabilitas teknologi nasional, konektivitas internasional, serta tata kelola yang mendukung investasi dan inovasi.
Komitmen tersebut disampaikan Telin melalui partisipasinya dalam Bali Tech Week (BTW) 2026. Dalam ajang tersebut, Telin berbagi perspektif mengenai kedaulatan teknologi Indonesia dan pengembangan ekosistem digital berkelanjutan di tingkat global.
Dua perwakilan Telin, yakni Chief of Product Azmal Yahya dan VP Governance & Regulatory sekaligus Head of Inter-Agency Relations ASKALSI Roger Pardede, mengikuti sesi diskusi yang membahas penguatan kapabilitas teknologi nasional serta keseimbangan antara investasi dan kedaulatan dalam ekonomi digital.
Baca Juga
InfraNexia Siapkan Infrastruktur AI, Bidik Konektivitas 800G pada 2030
Dalam sesi bertajuk Building Indonesia’s Sovereign Technology, Azmal Yahya menekankan pentingnya penguatan kapabilitas teknologi nasional untuk mendukung kemandirian digital dan meningkatkan daya saing Indonesia dalam jangka panjang. “Penguatan kapabilitas teknologi nasional menjadi hal penting untuk mendukung kemandirian digital dan daya saing Indonesia dalam jangka panjang. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, penguatan kapabilitas dalam negeri dan pengembangan inovasi diperlukan agar Indonesia dapat berpartisipasi lebih aktif dalam ekonomi digital global,” ujar Azmal.
Menurut dia, pengembangan kemampuan teknologi dalam negeri dan inovasi menjadi bagian penting agar Indonesia mampu mengambil peran lebih besar dalam perkembangan ekonomi digital global.
Selain penguatan teknologi nasional, Telin menyoroti pentingnya tata kelola dan regulasi dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang berkelanjutan.
Hal tersebut dibahas Roger Pardede dalam sesi Equilibrium on Investment and Sovereign for Digital Economy Ecosystem. Diskusi ini mengangkat pentingnya menjaga keseimbangan antara peluang investasi dan kepentingan kedaulatan nasional dalam pengembangan ekonomi digital.
Tata kelola dan kerangka regulasi yang efektif dinilai berperan dalam menciptakan lingkungan yang mendorong inovasi, memberikan kepastian bagi pelaku industri, serta mendukung pertumbuhan berkelanjutan.
Keseimbangan tersebut menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan ekosistem digital yang mampu menarik investasi sekaligus memperhatikan kepentingan nasional.
Peluang Kolaborasi
Selain berpartisipasi dalam diskusi, Telin menampilkan layanan konektivitas internasional dan solusi digital melalui booth di Bali Tech Week 2026. Fasilitas ini menjadi sarana bagi pengunjung, pelaku industri, dan calon mitra untuk mengenal kapabilitas perusahaan serta menjajaki peluang kolaborasi dalam memenuhi kebutuhan bisnis dan konektivitas yang terus berkembang.
Sebagai perusahaan operasional Telkom yang berfokus pada pasar internasional, Telin berperan menghubungkan Indonesia dengan ekosistem digital global melalui pengembangan jaringan dan layanan konektivitas internasional.
Baca Juga
TelkomGroup Luncurkan 4 Teknologi Digital, Bidik Kemandirian AI hingga Perluasan Pasar UMKM
Penguatan jaringan lintas negara, diversifikasi rute, serta kolaborasi dengan berbagai mitra industri menjadi bagian dari strategi Telin untuk meningkatkan ketahanan dan keandalan konektivitas sekaligus memperluas akses Indonesia ke pasar global. Langkah tersebut sejalan dengan upaya TelkomGroup dalam mendukung transformasi digital Indonesia dan memperkuat kedaulatan digital nasional.
Ke depan, Telin berkomitmen mendukung pengembangan ekosistem digital yang tangguh dan berdaya saing melalui penguatan konektivitas internasional serta kolaborasi lintas industri. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dan membuka peluang bagi negara untuk mengambil peran lebih besar dalam perkembangan ekonomi digital global.
