Produsen Es Krim Yili Manfaatkan FTA untuk Tingkatkan Daya Saing Ekspor Joyday
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Yili Indonesia Dairy (YILI), produsen es krim Joyday, meraih Primaniyarta Award 2026 kategori Eksportir Pemanfaatan Free Trade Agreement (FTA). Penghargaan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) ini mengapresiasi kontribusi perusahaan dalam memperluas ekspor produk buatan Indonesia, dengan Joyday yang telah menjangkau 19 negara.
Presiden Direktur PT Yili Indonesia Dairy Yu Miao mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen perusahaan dalam menjadikan Indonesia sebagai bagian dari rantai pasok dan basis produksi untuk mendukung pasar global.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi YILI untuk terus memperkuat kontribusi terhadap ekspor Indonesia, sekaligus mendukung pertumbuhan industri FMCG (fast moving consumer goods) nasional agar semakin kompetitif di pasar global,” ujar Yu Miao dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2026).
Baca Juga
Primaniyarta Award merupakan penghargaan tertinggi dari Kementerian Perdagangan bagi eksportir berprestasi dan mitra dagang luar negeri yang berkontribusi dalam mendorong ekspor nonmigas Indonesia. Penghargaan tahun ini diberikan dalam rangkaian Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.
YILI mencatat pertumbuhan volume ekspor sekitar 20–30% ke berbagai negara tujuan. Perusahaan juga memanfaatkan perjanjian perdagangan bebas untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional.
Yu Miao menambahkan Indonesia memiliki potensi tidak hanya sebagai pasar domestik, tetapi juga sebagai basis produksi untuk menjangkau konsumen di berbagai negara.
YILI secara rutin melakukan ekspor dari Indonesia setiap bulan. Produk es krim Joyday yang diproduksi di dalam negeri telah menjangkau 19 negara. Meski tidak mengungkapkan nilai ekspor, perusahaan mencatat pertumbuhan volume ekspor sekitar 20–30% ke berbagai negara tujuan.
FTA Jadi Strategi Perluasan Pasar
Dalam mengembangkan kegiatan ekspor, YILI memanfaatkan skema perdagangan yang tersedia melalui FTA. Perjanjian perdagangan bebas merupakan kesepakatan antarnegara atau kelompok negara yang mengurangi atau menghapus hambatan perdagangan tertentu, sehingga dapat membuka peluang bagi produk untuk bersaing di pasar tujuan.
Baca Juga
Yili Indonesia Dairy Ekspor 1.000 Ton Es Krim Joyday per Tahun ke 16 Negara
Pemanfaatan skema tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas akses pasar serta mendukung efisiensi perdagangan lintas negara. Peluang yang tersedia melalui FTA juga menjadi salah satu pertimbangan perusahaan dalam mengembangkan jangkauan ekspornya.
Selain memanfaatkan perjanjian perdagangan, YILI meningkatkan daya saing melalui inovasi produk, efisiensi produksi, dan peningkatan kapasitas. Perusahaan juga menyesuaikan produk dengan standar dan regulasi yang berlaku di masing-masing negara tujuan.
Setiap produk yang diekspor harus memenuhi persyaratan kualitas, keamanan pangan, serta ketentuan halal yang berlaku. Pemenuhan persyaratan tersebut menjadi bagian dari proses perusahaan dalam memasarkan produk di berbagai negara.
