PLN Dapat Apresiasi BPS atas Sinergi Data Kelistrikan
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT PLN (Persero), perusahaan listrik milik negara, mendapat apresiasi Badan Pusat Statistik (BPS) atas kontribusinya dalam memperkuat kualitas data untuk menghasilkan informasi yang semakin akurat. Penghargaan kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk "Sinergi Cepat untuk Statistik Akurat" itu diberikan dalam rangkaian Hari Statistik Nasional HSN 2026 di Jakarta, Sabtu (26/9/2026).
Dukungan PLN dilakukan melalui perapian dan pemutakhiran data serta penyelarasan data kelistrikan dengan data yang dimiliki pemerintah daerah. Langkah tersebut membuat informasi kelistrikan dapat saling melengkapi dan digunakan untuk mendukung perencanaan serta pelayanan kepada masyarakat.
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan HSN menjadi momentum untuk melihat kembali peran statistik dalam mendukung pembangunan di berbagai sektor.
Baca Juga
PLN EPI Dorong Bioenergi, Buka Peluang 150 Ribu Lapangan Kerja Hijau
“Lebih dari sekadar memperingati sebuah tanggal, HSN adalah momentum untuk meneguhkan kembali kesadaran kolektif akan pentingnya data statistik bagi pembangunan bangsa. Data statistik hadir dalam setiap aspek pembangunan,” ujar Amalia dikutip Selasa (29/9/2026).
Menurut Amalia, peringatan HSN juga menjadi ruang untuk memberikan apresiasi kepada pihak yang berkontribusi dalam ekosistem statistik nasional sekaligus memperkuat hubungan kerja yang telah terbangun.
“Ini adalah momen untuk memberikan apresiasi dan memperkuat kolaborasi. Mari kita jadikan HSN tahun 2026 ini sebagai langkah bersama untuk memperkuat kolaborasi untuk statistik yang semakin berkualitas, bermakna, dan berdampak,” tambah Amalia.
Data Jadi Dasar Pengambilan Keputusan
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan penghargaan dari BPS menjadi dorongan bagi PLN untuk terus memperkuat pemanfaatan data dalam pengelolaan dan pengembangan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat.
“Bagi kami, data bukan sekadar laporan administratif, melainkan fondasi penting dalam menyusun kebijakan dan mengambil keputusan yang tepat, mulai dari perencanaan kebutuhan listrik hingga pengembangan layanan kelistrikan,” ujar Darmawan.
Menurut Darmawan, kualitas data memiliki peran dalam menentukan ketepatan perencanaan kebutuhan listrik di berbagai wilayah. Data yang diperbarui juga membantu PLN melihat perkembangan kebutuhan listrik serta menyesuaikan pengembangan layanan dengan kondisi di lapangan.
Baca Juga
Siapkan Ekosistem Energi Bersih, PLN Jalin 5 Kolaborasi Strategis Senilai Rp 3,3 Triliun
PLN juga terus memperkuat pengelolaan data melalui sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah. Penyelarasan tersebut dilakukan agar data kelistrikan yang tersedia dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap untuk mendukung kebutuhan pembangunan.
Darmawan mengatakan PLN akan menjaga akurasi dan konsistensi berbagai data yang disampaikan kepada pemerintah maupun pemangku kepentingan.
“Ke depan, kami berkomitmen untuk terus menjaga akurasi dan konsistensi data yang kami sampaikan, seperti data subsidi dan nonsubsidi, hingga data pertumbuhan kebutuhan listrik di suatu wilayah. Karena data yang berkualitas adalah kunci bagi pemerintah dan dunia usaha dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Darmawan.
