Perkuat Ketahanan Siber dan AI, Danantara Gandeng Perusahaan Raksasa Prancis Thales
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara / Danantara Indonesia) resmi menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan teknologi dan pertahanan asal Prancis, Thales Group. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berfokus pada empat sektor kunci: Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI), sistem pertahanan, teknologi digital, serta keamanan siber.
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya memperkuat daya saing ekonomi jangka panjang, kapasitas inovasi, dan ketahanan nasional Indonesia.
Melalui kesepakatan tersebut, kedua belah pihak menjajaki potensi proyek investasi skala besar. Beberapa fokus utama yang dibidik mencakup manufaktur teknologi pertahanan, penyediaan fasilitas pemeliharaan (maintenance and services), peningkatan sistem keamanan bandara, pengembangan aplikasi AI, pembangunan pusat operasi keamanan siber (cybersecurity operations center), hingga teknologi pasca-kuantum (post-quantum technologies).
Managing Director Strategic Technology Initiatives, CTO Office Danantara Indonesia, Ricardo Irwan Rei, menegaskan pentingnya investasi pada sektor teknologi maju untuk masa depan ekonomi nasional.
"Indonesia memiliki peluang besar untuk mempercepat pengembangan industri strategis berbasis teknologi yang akan membentuk masa depan perekonomian nasional," ujar Ricardo dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (24/9/2026).
Ia menambahkan bahwa peran Danantara sebagai investor jangka panjang berfokus pada percepatan alih teknologi, penciptaan lapangan kerja berkeahlian tinggi, serta penguatan industri dalam negeri.
Kemitraan ini juga membuka ruang kolaborasi bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berada di bawah ekosistem Danantara untuk bekerja sama langsung dengan Thales.
Sementara itu, Senior Vice-President Asia dan Latin Amerika Thales Group, Guy Bonassi, menyambut baik kolaborasi perdana ini. Thales yang telah beroperasi di Indonesia selama hampir lima dekade optimistis dapat berkontribusi signifikan.
"Kami merasa terhormat dipilih oleh Danantara Indonesia untuk berkontribusi pada proyek-proyek ambisius yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan penguatan kapabilitas industri lokal," kata Bonassi.
