Daihatsu Kuasai 33% Pasar Mobil Rp 300 Juta, Ekspor Tembus 85.000 Unit
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mencatatkan pangsa pasar sebesar 33% pada segmen kendaraan dengan harga hingga Rp300 juta, yang masih menjadi segmen terbesar dengan kontribusi sekitar 49% terhadap pasar otomotif nasional.
Dalam lima tahun terakhir, produksi ADM rata-rata berkontribusi sekitar 35% terhadap produksi otomotif nasional. ADM terus memperkuat perannya dalam industri otomotif nasional melalui aktivitas manufaktur, investasi, ekspor, serta penyediaan solusi mobilitas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
“Kami ingin menjaga kontribusi tersebut melalui manufaktur yang kompetitif, produk yang relevan, serta dukungan mobilitas yang semakin mudah diakses oleh masyarakat,” ujar Marketing Director & Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor Rokky Irvayandi dalam acara Astra Media Day 2026, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Pada Agustus 2025 lalu, produksi kumulatif ADM telah mencapai 9 juta unit. Dari keseluruhan produksinya dalam lima tahun terakhir, rata-rata sekitar 70% dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan 30% untuk ekspor. Penguatan daya saing manufaktur turut didukung melalui investasi berkelanjutan.
Selain itu, produk ADM memiliki daya saing di pasar global. Hal ini tercermin dari produk buatan Indonesia yang telah diterima di lebih dari 60 negara di kawasan ASEAN, Asia Selatan, Asia Timur, Asia Pasifik, Timur Tengah, Afrika, hingga Amerika Selatan. Hingga Agustus 2026, ekspor ADM mencapai lebih dari 85.000 unit, meningkat sekitar 11% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dari sisi segmen, SUV menjadi kontributor terbesar ekspor ADM dengan porsi sekitar 50%, disusul hatchback sebesar 26% dan kendaraan komersial 24%. Sementara itu, sekitar 60% total ekspor ADM berasal dari tiga negara utama, yaitu Filipina sebesar 29%, disusul Jepang 18%, dan Peru 12%.
Baca Juga
ADM Pede Rocky Hybrid Perkuat Dominasi Daihatsu di Segmen Mobil Rp 300 Jutaan
Pada penjualan domestik, Daihatsu tetap menjadi salah satu pilihan utama di pasar mobil terjangkau yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Hingga Agustus 2026, pasar ritel otomotif nasional mencapai sekitar 594 ribu unit, atau meningkat 14% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pada periode tersebut, penjualan ritel Daihatsu melampaui 97 ribu unit, tumbuh sekitar 9%, dengan pangsa pasar sebesar 16,3%. Capaian ini mempertahankan Daihatsu pada posisi kedua penjualan otomotif nasional.
Lebih dari 90% penjualannya ditopang oleh tiga segmen utama, yakni Gran Max Series, LCGC, dan SUV Terios. Gran Max Series berkontribusi sekitar 52%, LCGC Daihatsu Sigra dan Ayla 30%, dan Terios 10%. Komposisi tersebut mencerminkan kebutuhan pelanggan terhadap kendaraan yang mendukung aktivitas usaha, mobilitas harian, serta kebutuhan keluarga.
Karakter pelanggan Daihatsu juga terlihat dari distribusi wilayah penjualan, dengan sekitar 55% berasal dari luar Jawa dan 45% dari area rural. Kondisi ini didukung jaringan Daihatsu yang menjangkau lebih dari 500 kota dan kabupaten di Indonesia, sehingga semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses produk, layanan, dan suku cadang di berbagai wilayah.
“Bagi Daihatsu, relevansi dengan masyarakat berarti memahami kebutuhan mereka secara menyeluruh, bukan hanya pada saat membeli kendaraan, tetapi juga sepanjang masa kepemilikan. Kami ingin terus menghadirkan produk dan layanan yang memberikan kemudahan serta ketenangan bagi pelanggan,” tutup Rokky Irvayandi.
