Berkontribusi ke Negara Rp 32,82 Triliun, MIND ID Masuk 6 Besar Fortune Indonesia 100
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID masuk jajaran enam perusahaan terbesar di Indonesia dalam pemeringkatan Fortune Indonesia 100 tahun 2026, setelah mencatat kinerja keuangan dan kontribusi ekonomi signifikan sepanjang 2025.
MIND ID membukukan total aset Rp 307,66 triliun, pendapatan Rp 159,46 triliun, dan laba tahun berjalan Rp 29,89 triliun pada 2025. Kinerja tersebut turut menopang peran perseroan dalam pengelolaan komoditas mineral dan batu bara serta pengembangan industri berbasis sumber daya alam.
MIND ID juga mencatat generated economic value sebesar Rp 185,16 triliun dan distributed economic value sebesar Rp 180,30 triliun sepanjang 2025. Nilai tersebut didistribusikan kepada negara, pekerja, mitra usaha, dan masyarakat. Kontribusi langsung Grup MIND ID kepada negara mencapai Rp 32,82 triliun melalui dividen, pajak, dan berbagai kewajiban lainnya.
“Pencapaian ini merupakan bukti kehadiran MIND ID bersama seluruh Anggota Grup MIND ID dalam mengelola sumber daya mineral secara optimal, sekaligus memastikan kontribusi yang bagi perekonomian nasional,” ujar Direktur Keuangan MIND ID Wahyu Suparyono dikutip Senin (21/9/2026).
Peran tersebut sejalan dengan amanat Pasal 33 ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945 yang mengatur bahwa kekayaan alam yang terkandung di dalam bumi dikuasai oleh negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Baca Juga
MIND ID Dorong Hilirisasi Tambang untuk Perkuat Ekonomi Indonesia
Sebagai perpanjangan tangan negara di industri pertambangan, MIND ID mengelola sejumlah komoditas strategis, mulai dari batu bara, nikel, bauksit, aluminium, tembaga, emas, hingga timah.
Sejumlah proyek strategis MIND ID dikembangkan untuk memperbesar nilai tambah komoditas mineral di dalam negeri. Pengembangan tersebut mencakup ekosistem bauksit, alumina, dan aluminium yang terintegrasi, pemurnian serta pengolahan emas logam mulia, hingga ekosistem baterai kendaraan listrik berbasis nikel.
Melalui penguatan produksi, hilirisasi, dan integrasi rantai nilai, MIND ID mengembangkan sumber daya mineral agar tidak hanya dipasarkan sebagai komoditas mentah untuk kebutuhan ekspor. Mineral yang telah diolah dan dimurnikan dapat menjadi bahan baku bagi berbagai sektor industri, sehingga proses penciptaan nilai berlangsung lebih panjang di dalam negeri.
Selain memberikan kontribusi melalui penerimaan negara, Grup MIND ID juga menjalankan peran dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui pasokan batu bara. Salah satu anggota Grup MIND ID, PT Bukit Asam Tbk (PTBA), konsisten memenuhi dan melampaui kewajiban domestic market obligation (DMO), yaitu kewajiban perusahaan batu bara untuk memasok kebutuhan dalam negeri.
Pasokan tersebut digunakan untuk mendukung kebutuhan energi domestik dan menjaga keberlanjutan aktivitas ekonomi yang membutuhkan batu bara sebagai sumber energi.
Baca Juga
MIND ID Ungkap 5 Tantangan Pengelolaan Minerba Nasional, Ini Rinciannya
Wahyu mengatakan MIND ID akan terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan pertambangan terintegrasi yang menciptakan nilai tambah dari kekayaan mineral Indonesia.
“Ini langkah nyata MIND ID untuk terus memperkuat posisinya sebagai perpanjangan tangan negara dalam mengubah kekayaan mineral Indonesia menjadi fondasi industrialisasi, penguatan kedaulatan ekonomi, guna kemakmuran rakyat,” katanya.
