Mahfud MD Sebut Jumlah Petani RI Makin Turun, Mentan Beberkan Datanya
JAKARTA, Investortrust.id - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membantah pernyataan dari calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD pada debat Pilpres 2024, yang menyebut jumlah petani di Tanah Air makin menurun. Sedangkan jumlah Usaha Pertanian Perorangan (UTP) menurun sebesar 7,45%.
“Data Sensus Pertanian 2023 menunjukkan, dalam 10 tahun terakhir, jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) mampu meningkat 8,74%,” ucap Amran dalam keterangannya yang dikutip Selasa (23/01/2024).
Baca Juga
Langsung Gas, Cak Imin Soroti Kepemilikan Lahan Petani Gurem Sembari ‘Sentil’ Prabowo
Sedangkan jumlah Usaha Pertanian Perorangan (UTP) menurun sebesar 7,45%, dikarenakan usaha pertanian makin efisien. Meningkatnya penggunaan alat dan mesin pertanian menekan jumlah tenaga kerja.
"Justru hal ini menunjukkan keberhasilan transformasi pertanian tradisional menjadi pertanian modern. Penggunaan mekanisasi berhasil membuat efisiensi waktu pengolahan lahan hingga 97,4%," tuturnya.
Sebagai contoh, lanjut dia, dulu bertanam butuh 20 orang untuk 1 hektare, kini cukup satu orang selama 5 jam. Begitu pula panen dengan combine harvester cukup 2 orang per hektare selama 4 jam. Hal ini sangat efisien.
Perusahaan Pertanian Naik
Selain itu, Mentan menyampaikan bahwa jumlah Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum meningkat 35,54%. Hal ini berdasarkan data BPS dari Sensus Pertanian 2023.
Baca Juga
Impor 2 Juta Ton, Presiden Minta Jajarannya Pastikan Harga Beras Petani Tetap Terjaga
"Selain itu, jumlah petani milenial meningkat menjadi 6.183.009 orang atau sekitar 21,93% dari total petani Indonesia. Pemerintah terus mendorong regenerasi petani dan terlihat berbagai program kita memberi dampak positif,” tandasnya.
Berdasarkan kategori BPS, petani milenial adalah yang berumur 19–39 tahun yakni sebanyak 6.183.009 orang, atau sekitar 21,93% dari petani di Indonesia sebanyak 28.192.693 orang.

