Harga Emas Antam (ANTM) Naik Rp 25.000 di Tengah Pelemahan Dolar AS
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Jumat (18/9/2026) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 2,623 juta atau naik Rp 25.000 dari Kamis (17/9/2026) Rp 2,598 juta per gram setelah penurunan harga minyak dan pelemahan dolar AS.
Adapun rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) sebelumnya di level Rp 3,168 juta per gram yang dicetak pada Kamis 29 Januari 2026. Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,458 juta atau naik Rp 20.000 dari sebelumnya Rp 2,438 juta.
Pergerakan emas Antam di tengah emas dunia yang naik lebih 2% pada perdagangan Kamis (17/9/2026), pulih dari level terendah hampir enam minggu pada sesi sebelumnya. Investor juga mencermati keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dan arah kebijakan moneter AS.
Harga emas spot naik 2,4% menjadi US$ 4.364,29 per ons. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember naik 0,4% menjadi US$ 4.404,80 per ons.
Baca Juga
Freeport Proyeksikan Produksi Tambang Naik, Targetkan 21 Ton Emas pada 2026
Harga minyak melanjutkan penurunan untuk hari kedua berturut-turut hingga mencapai level terendah dalam satu minggu. Pasar merespons berkurangnya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi.
Pada saat yang sama, dolar AS melemah dari level tertinggi tujuh minggu. Kondisi tersebut membuat emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lainnya.
Imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 10 tahun juga turun pada perdagangan Kamis. Penurunan imbal hasil mengurangi biaya peluang bagi investor yang memegang emas, karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil bunga. Sebaliknya, kenaikan imbal hasil obligasi biasanya meningkatkan daya tarik aset berbunga dan dapat menekan permintaan emas.
Ketua The Fed Kevin Warsh bergabung dalam keputusan bulat tersebut. Kebijakan itu mencerminkan perhatian pembuat kebijakan terhadap tekanan inflasi yang masih menjadi tantangan bagi perekonomian AS.
Para pedagang kini memperkirakan peluang 51% untuk kenaikan suku bunga AS berikutnya ketika bank sentral bertemu pada Oktober. Angka tersebut meningkat dari hampir 44% pada hari sebelumnya, menurut alat CME FedWatch.
Baca Juga
Harga Emas Dunia Turun 1,2% Seusai The Fed Naikkan Suku Bunga
Selain The Fed, pelaku pasar juga mencermati keputusan bank sentral lain terkait arah suku bunga global. Bank of England mempertahankan suku bunga tidak berubah pada Kamis.
Sementara itu, Bank of Japan diperkirakan menaikkan suku bunga ke level tertinggi dalam 31 tahun pada Jumat (18/9/2026). Pasar juga menunggu sinyal mengenai kesiapan bank sentral Jepang untuk melanjutkan kenaikan biaya pinjaman.
Daftar harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1,361 juta
- Emas 1 gram: Rp 2,623 juta
- Emas 2 gram: Rp 5,186 juta
- Emas 3 gram: Rp 7,754 juta
- Emas 5 gram: Rp 12,890 juta
- Emas 10 gram: Rp 25,725 juta
- Emas 25 gram: Rp 64,187 juta
- Emas 50 gram: Rp 128,295 juta
- Emas 100 gram: Rp 256,512 juta
- Emas 250 gram: Rp 641,015 juta
- Emas 500 gram: Rp 1,281,015 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp 2,563,600 miliar.
