Pemprov DKI Pasang Target Seluruh PJLP Punya Rumah Subsidi pada 2029
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan seluruh Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di Jakarta dapat memiliki rumah sendiri melalui program Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) alias rumah subsidi pada 2029.
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo menyatakan, target tersebut menjadi bagian dari dukungan Pemprov Jakarta terhadap Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga
BP Tapera Catat 121.363 KPR FLPP Tersalurkan hingga Juli, BTN Jadi Penyalur Terbesar
"Semoga upaya kita bersama ini bisa terealisasi tidak terlalu lama. Dengan program 3 Juta Rumah, maka targetnya 2029 seluruh PJLP sudah dapat memiliki rumah sendiri," kata Syafrin dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (16/9/2026).
Syafrin menyampaikan, fasilitas pembiayaan perumahan bersubsidi menjadi penting bagi masyarakat di Jakarta di tengah tantangan hunian, termasuk harga rumah yang semakin meningkat.
Lebih lanjut, Syafrin mengatakan, pemerintah daerah telah memberikan instruksi untuk mendukung program tersebut. Pemprov Jakarta juga menyiapkan posko kepengurusan rumah subsidi di tingkat kecamatan maupun kelurahan.
Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Bank Jakarta Agus Haryato Widodo mengungkapkan, pihaknya telah menyalurkan FLPP kepada 88 debitur yang merupakan PJLP Petugas Kebersihan dan Pemeliharaan Fasilitas Umum (PPSU) atau Pasukan Orange di wilayah Jakarta sepanjang 2026.
"Realisasi penyaluran FLPP Bank Jakarta tahun 2026 terdapat 88 debitur yang merupakan PJLP Petugas Kebersihan dan Pemeliharaan Fasilitas Umum (PPSU) Wilayah Jakarta, atau yang kerap disebut Pasukan Orange, nilai tersebut setara dengan Rp 15 miliar," papar Agus.
Menurut Agus, realisasi tersebut menjadi titik awal untuk memperluas penyaluran FLPP kepada kelompok PJLP. "Kami melihat angka 88 ini merupakan starting point. Pendekatan ke depannya akan kita lakukan perubahan dari individual berbasis ekosistem. Kami bergerak pro aktif dengan melakukan screening dan mapping," tutur dia.
Lebih jauh, Agus optimistis Bank Jakarta siap menjadikan FLPP sebagai ekosistem yang dibangun bersama Pemerintah Provinsi Jakarta.
Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho juga berkomitmen untuk terus mendukung langkah perbankan dalam memperluas akses pembiayaan rumah subsidi.
"Kami berkomitmen bersama untuk membantu prosesnya. Kami harapkan bank dapat membuka peluang bagi para calon debitur lebih lebar, seperti dengan kemudahan yang diberikan pemerintah melalui relaksasi SLIK OJK," kata Heru.
Sosialisasi FLPP tersebut digelar BP Tapera bersama Bank Jakarta di TPU Tanah Kusir dan diikuti lebih dari 200 petugas PJLP pada Selasa (15/9/2026) petang.
Baca Juga
BP Tapera Catat 121.363 KPR FLPP Tersalurkan hingga Juli, BTN Jadi Penyalur Terbesar
Kegiatan tersebut turut didukung Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait yang menyapa para peserta melalui video call.
Sosialisasi dilaksanakan Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera Sid Herdi Kusuma bersama tim. Rangkaian kegiatan juga disertai pemberian apresiasi kepada para petugas pengurus makam Pahlawan Proklamator Bung Hatta.
