Akses Baru ke Stasiun Whoosh Padalarang Disiapkan, Ada Parkir hingga Skybridge
JAKARTA, investortrust.id - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Baru Parahyangan menyiapkan akses langsung yang menghubungkan kawasan Kota Baru Parahyangan dengan Stasiun Whoosh Padalarang.
Selain jalan penghubung, akses baru tersebut akan dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, mulai dari park and ride, area drop-off, hingga skybridge untuk memudahkan pergerakan penumpang menuju stasiun.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa menyatakan, peningkatan akses menuju stasiun menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman perjalanan kereta cepat Whoosh yang semakin mudah dan nyaman bagi masyarakat.
Baca Juga
Saat Whoosh Pindah Tangan ke Pemerintah lewat Inbreng, Giliran WIKA dan Walini jadi Pembahasan
"Perjalanan yang nyaman tidak hanya dimulai saat penumpang berada di dalam Whoosh, tetapi juga sejak menuju stasiun. Karena itu, KCIC bersama pemerintah daerah dan pihak terkait terus mendorong peningkatan akses agar perjalanan penumpang menuju maupun meninggalkan Stasiun Padalarang dapat semakin mudah dan lancar," kata Eva dalam keterangan tertulis, Rabu (16/9/2026).
Ia menambahkan, fasilitas park and ride nantinya memberikan pilihan bagi masyarakat yang membawa kendaraan pribadi.
Sementara, area drop-off disiapkan untuk mendukung aktivitas antar-jemput yang lebih tertata. Adapun skybridge disiapkan untuk memberikan akses pejalan kaki yang lebih nyaman menuju area stasiun.
Saat ini, pergerakan kendaraan menuju Stasiun Whoosh Padalarang masih banyak menggunakan jaringan jalan eksisting di sekitar stasiun. Pada waktu tertentu, tingginya aktivitas antar-jemput dan pergerakan kendaraan dapat meningkatkan kepadatan di kawasan tersebut.
Kehadiran akses langsung dari Kota Baru Parahyangan nantinya diharapkan menjadi jalur alternatif dan membantu membagi arus kendaraan menuju maupun dari stasiun.
Rencana pembangunan akses tersebut telah dituangkan dalam kesepakatan bersama empat pihak pada Agustus 2025. Proses kemudian dilanjutkan dengan konsultasi publik, joint survey, dan penetapan lokasi.
Per Agustus 2026, kata Eva, para pihak masih melakukan pembahasan terkait penyesuaian rencana aksi serta tahapan lanjutan pembangunan akses Stasiun Padalarang-Kota Baru Parahyangan.
Baca Juga
Bagaimana Whoosh dapat Menangkap Nilai Ekonomi bagi Indonesia?
Eva menegaskan, KCIC akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat, PT Belaputera Intiland (Lyman Group) selaku developer Kota Baru Parahyangan, serta seluruh pihak terkait agar pengembangan akses tersebut berjalan sesuai tahapan.
"Dengan adanya akses yang semakin terintegrasi, kami berharap mobilitas penumpang Whoosh semakin mudah sekaligus turut mendukung kelancaran lalu lintas dan mobilitas masyarakat di kawasan Padalarang," tutup Eva.
