Shell Resmikan Pabrik Gemuk Rp1,04 Triliun di Marunda Bekasi
Poin Penting
|
BEKASI, investortrust.id – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita meresmikan pengoperasian pabrik manufaktur gemuk atau Grease Manufacturing Plant (GMP) milik Shell Indonesia yang berlokasi di Marunda, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Menperin Agus mengatakan, pembangunan Grease Manufacturing Plant (GMP) Shell di Marunda memiliki rencana investasi sekitar Rp1,2 triliun, dengan realisasi investasi mencapai sekitar Rp1,04 triliun hingga Mei 2025.
“Berdasarkan laporan yang saya terima dari pihak Shell, investasi GMP Marunda kali ini rencananya sekitar Rp1,2 triliun dengan realisasi sekitar Rp1,04 triliun pada tahun, pada Mei 2025,” ujar Agus dalam peresmian pabrik tersebut, Selasa (15/9/2026).
Menurut Menperin Agus, investasi tersebut penting bagi pemerintah karena tidak hanya menghadirkan fasilitas dan kapasitas produksi baru, tetapi juga membawa teknologi manufaktur serta memperkuat keterkaitan dengan industri pendukung di dalam negeri.
“Inilah arah dari industrialisasi yang kita hendaki, investasi yang tidak hanya berorientasi pada pasar, khususnya pasar dalam negeri, tapi juga investasi yang dapat memperkuat kapasitas produksi, memperkuat nilai tambah, teknologi, dan juga ekosistem industri nasional,” terangnya.
Baca Juga
Berdasarkan paparan yang disampaikannya, pabrik gemuk Shell di Marunda memiliki kapasitas produksi mencapai 12.000 ton per tahun. Agus menyebut fasilitas tersebut termasuk dalam tiga besar fasilitas grease Shell secara global berdasarkan kapasitas produksinya.
Kehadiran pabrik baru ini melengkapi fasilitas Shell di Marunda yang sebelumnya telah memiliki fasilitas lubricant oil blending (LOBP) yang dibangun melalui ekspansi pada 2022. Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 300 juta liter pelumas per tahun.
Politisi Partai Golkar ini menilai pengoperasian pabrik grease Shell juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong substitusi impor. Dia mengungkapkan, pada 2025 Indonesia masih mengimpor produk grease dengan kode sebanyak 22.377 ton.
Dari jumlah tersebut, impor produk Shell dengan merek Shell Gadus mencapai 11.767 ton. Dengan beroperasinya pabrik grease di Marunda, produk Shell Gadus yang sebelumnya dipasok dari luar negeri kini dapat diproduksi di Indonesia dengan kapasitas hingga 12.000 ton per tahun.
“Dan ini merupakan bukti nyata dari upaya kita bersama untuk menciptakan substitusi import,” imbuh Menperin Agus.
