Hypernet Technologies Luncurkan TokenKu.ai, Akses 145 Model AI dalam Satu Portal
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Hypernet Technologies, perusahaan Managed Service Provider (MSP) di bawah naungan XLSMART, meluncurkan TokenKu.ai. TokenKu merupakan platform managed AI marketplace yang mengintegrasikan akses ke lebih dari 145 model kecerdasan buatan (AI) melalui satu portal.
Platform tersebut juga menyediakan sistem penagihan terpusat dalam rupiah serta faktur pajak resmi. Kehadiran TokenKu.ai ditujukan untuk membantu perusahaan mengendalikan penggunaan, akses, dan biaya AI di lingkungan organisasi.
CEO Hypernet Technologies Sudianto Oei mengatakan banyak perusahaan masih menghadapi tantangan dalam membangun kerangka kerja pemanfaatan AI, terutama terkait tata kelola dan pengendalian biaya.
“Banyak perusahaan masih kesulitan dalam merancang kerangka kerja AI. Maka dari itu, TokenKu.ai siap membantu organisasi mengatasi kompleksitas tersebut melalui filosofi ‘Satu Gateway untuk Semua Model AI’,” ujar Sudianto, Kamis (10/9/2026).
Baca Juga
Mendag Dorong UMKM Tingkatkan Pemasaran Digital dan AI untuk Tembus Pasar Global
Melalui satu akses terpusat, perusahaan dapat memantau konsumsi token secara real time berdasarkan individu, divisi, maupun model AI. Manajemen juga dapat mengatur virtual API key dan menetapkan batas belanja bulanan atau budget cap.
Dari sisi administrasi, TokenKu.ai mengonsolidasikan penggunaan berbagai model AI ke dalam satu invoice dengan faktur pajak dalam rupiah. Perusahaan juga dapat menggunakan mekanisme top up wallet atau menggabungkan layanan tersebut dengan paket managed service Hypernet Technologies.
TokenKu.ai menyediakan akses ke lebih dari 145 model AI dari sejumlah perusahaan teknologi global, termasuk OpenAI, Anthropic, Google, dan Meta. Dengan sistem tersebut, perusahaan tidak perlu mengelola banyak akun atau melakukan administrasi dan lisensi secara terpisah untuk setiap penyedia AI.
Baca Juga
How Coal Tycoon Boy Thohir Is Powering an Audacious Pivot Into AI and Data Infrastructure
Peluncuran platform ini dilakukan di tengah meningkatnya penggunaan AI oleh perusahaan. Berdasarkan laporan Global Workforce Hopes and Fears Survey 2025 PwC, sebanyak 96% pekerja Indonesia yang menggunakan AI generatif setiap hari mengaku mengalami peningkatan produktivitas.
Sementara itu, studi Unlocking Indonesia's AI Potential 2026 oleh Strand Partners untuk Amazon Web Services menunjukkan 75% bisnis di Indonesia yang telah mengadopsi AI mencatat peningkatan produktivitas yang terukur.
Hypernet Technologies pada tahap awal menyasar sektor Telekomunikasi, Media, & Teknologi (TMT), jasa keuangan, dan ritel. Perusahaan menyatakan ekspansi ke sektor lain akan dilakukan secara bertahap.
