Dukung Program 3 Juta Rumah, SIG Kembangkan Solusi Konstruksi Ramah Gempa
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG mengembangkan solusi konstruksi melalui Bata Interlock Presisi untuk mendukung program tiga juta rumah pemerintah. Produk tersebut dikembangkan dengan mengedepankan kecepatan pembangunan, efisiensi material, kualitas, serta aspek keamanan dan keberlanjutan.
Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengatakan, inovasi Bata Interlock Presisi merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam mendukung pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.
"Melalui Bata Interlock Presisi, kami ingin memastikan masyarakat dapat memiliki rumah yang nyaman, berkualitas, dan terjangkau, serta memenuhi aspek keamanan," ujar Indrieffouny di Jakarta, baru-baru ini.
Bata Interlock Presisi menggunakan mekanisme saling mengunci antarbalok sehingga menghasilkan konstruksi yang kokoh dan ramah gempa. Penggunaan produk tersebut juga diklaim dapat meningkatkan efisiensi material serta mempercepat proses pembangunan rumah.
Selain ramah gempa, Bata Interlock Presisi memiliki karakteristik tahan api dan dapat membantu menjaga kondisi udara dalam ruangan tetap sejuk. Produk tersebut juga dirancang untuk memberikan tampilan bangunan yang lebih modern.
Menurut Indrieffouny, karakteristik tersebut membuat Bata Interlock Presisi dapat menjadi salah satu solusi konstruksi untuk pembangunan rumah di wilayah yang memiliki risiko bencana.
"Produk ini sangat cocok diaplikasikan dalam pembangunan rumah di wilayah rawan bencana atau menjadi solusi percepatan pembangunan kembali rumah masyarakat terdampak bencana," katanya.
Baca Juga
Semen Indonesia (SMGR) Optimistis Permintaan Semen Tumbuh, Katalisnya Ini
Dukung Program 3 Juta Rumah
Pengembangan solusi konstruksi tersebut sejalan dengan upaya pemerintah mempercepat penyediaan hunian terjangkau melalui program tiga juta rumah.
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan percepatan program tersebut membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari industri bahan bangunan, pengembang properti dan kontraktor hingga sektor pembiayaan.
"Danantara Housing Expo 2026 merupakan wujud dukungan Danantara Indonesia bersama seluruh ekosistem BUMN terhadap program 3 juta rumah yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo," kata Rosan.
Rosan menjelaskan, kolaborasi tersebut diarahkan untuk menghadirkan pasokan hunian dengan harga terjangkau, skema pembiayaan yang kompetitif, serta akses yang lebih mudah bagi masyarakat.
Baca Juga
Laba Semen Indonesia (SMGR) Naik 471% dan Saham Menguat 22%, Tren Kenaikan Bakal Berlanjut?
Menurutnya, Danantara Housing Expo menjadi salah satu bentuk sinergi antara BUMN Karya, bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), ekosistem Danantara Indonesia, dan dunia usaha dalam mendukung penyediaan hunian terjangkau.
Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan perluasan akses hunian membutuhkan keterhubungan antara masyarakat, pengembang, perbankan, dan pelaku industri.
"Danantara Housing Expo 2026 menghadirkan pilihan hunian dengan berbagai tingkatan dan alternatif. Kami berharap masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi untuk memilih rumah yang sesuai dengan kebutuhan dan mendapatkan akses pembiayaan yang sesuai," ujar Maruarar.
Indrieffouny menambahkan, Bata Interlock Presisi menjadi bagian dari transformasi SIG sebagai perusahaan penyedia solusi bahan bangunan. Melalui inovasi tersebut, SIG tidak hanya menyediakan produk semen, tetapi juga solusi konstruksi yang dapat mendukung pembangunan hunian yang cepat, aman, berkualitas, dan terjangkau.
