XCMG Perkuat Ekosistem Alat Berat Hijau di Indonesia
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - XCMG Group Indonesia, peodusen alat berat asal China menghadirkan rangkaian alat berat energi baru dan solusi pembiayaan dalam Mining Indonesia 2026 di Jakarta, seiring meningkatnya kebutuhan industri terhadap peralatan yang lebih efisien dan rendah emisi. Melalui tema “New Power, New Future”, XCMG memperkuat pengembangan ekosistem industri yang mencakup riset dan pengembangan, produksi, penjualan, layanan, hingga pembiayaan.
President Director XCMG Group Indonesia Kong Qing Chao mengatakan kehadiran XCMG dalam pameran tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas solusi operasional untuk sektor pertambangan, metalurgi, infrastruktur, dan logistik di Indonesia.
"Dalam penyelenggaraan Mining Indonesia 2026, XCMG menampilkan teknologi yang berfokus pada elektrifikasi dan kecerdasan untuk menjawab kebutuhan berbagai aktivitas operasional. Produk yang diperkenalkan mencakup peralatan untuk penggalian, pengangkutan, bongkar muat hingga konstruksi," kata Kong dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Baca Juga
ESDM: Uji B50 Tunjukkan Performa Positif pada Alat Berat Sektor Pertambangan
Salah satu perhatian utama XCMG adalah pengembangan alat berat bertenaga listrik dan hybrid. XCMG menampilkan wheel loader listrik murni XC938EV serta wheel loader hybrid XC978HEV secara bersamaan. XC938EV menggunakan sistem penggerak listrik murni yang dirancang menghasilkan nol emisi saat beroperasi. Sementara itu, XC978HEV mengandalkan teknologi hybrid yang menggabungkan tenaga dengan efisiensi penggunaan energi.
Untuk kegiatan pengangkutan di area pertambangan, XCMG menghadirkan kendaraan angkut berbadan lebar energi baru XGE150PRO. Produk tersebut ditampilkan bersama sejumlah dump truck listrik murni dan traktor listrik sebagai bagian dari jajaran kendaraan transportasi hijau.
Kehadiran produk energi baru tersebut berjalan beriringan dengan pengembangan rantai industri XCMG di Indonesia. "Tahun 2026 menjadi salah satu tonggak dalam penguatan aktivitas manufaktur dan teknologi perusahaan di pasar domestik," kata Kong.
Dia mengatakan, sejak awal 2026, basis manufaktur energi baru XCMG Indonesia telah selesai dibangun dan mulai beroperasi. Unit pertama peralatan energi baru hasil produksi lokal juga telah diproduksi. Produksi lokal tersebut memungkinkan XCMG melakukan produksi dan pengiriman peralatan energi baru dari Indonesia. "Langkah ini sekaligus ditujukan untuk meningkatkan efisiensi pasokan dan mempercepat respons terhadap kebutuhan pelanggan di pasar domestik," kata Kong.
Selain manufaktur, XCMG Indonesia juga telah meresmikan pusat riset dan pengembangan (research and developmen/R&D. Pusat tersebut berfokus pada penyesuaian produk dengan karakteristik dan kondisi operasional di Indonesia.
Pembiayaan Jadi Bagian Ekosistem
Dalam pengembangan pasar Indonesia, XCMG memperkenalkan ABC Multifinance sebagai platform pembiayaan XCMG-GMT. Platform tersebut ditempatkan sebagai penghubung antara kebutuhan industri dengan sumber pendanaan untuk pengadaan alat berat.
Layanan pembiayaan diarahkan kepada pelanggan di sektor pertambangan, metalurgi, infrastruktur dan logistik. Skema tersebut disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan sehingga diharapkan dapat menurunkan hambatan pembiayaan dalam pembelian alat berat.
Pembiayaan juga diarahkan untuk mendukung pelanggan yang melakukan peningkatan atau penggantian peralatan. XCMG mengintegrasikan layanan tersebut dengan mata rantai R&D, manufaktur dan layanan untuk membentuk pembiayaan yang mencakup masa penggunaan alat berat.
Antusiasme pelanggan juga terlihat di area test drive Mining Indonesia 2026. Pengunjung mendapatkan kesempatan mengoperasikan secara langsung sejumlah peralatan yang dipamerkan XCMG.
Salah satu pimpinan perusahaan peleburan feronikel menilai peralatan listrik murni XCMG memiliki keunggulan dari sisi lingkungan. Ia juga menilai fleksibilitas pembiayaan dapat disesuaikan dengan siklus proyek sehingga memberikan alternatif dalam peningkatan peralatan.
“Peralatan listrik murni XCMG memiliki keunggulan dalam aspek lingkungan, sementara solusi pembiayaan yang tersedia juga fleksibel dan dapat disesuaikan dengan siklus proyek, sehingga memberikan perspektif baru bagi peningkatan peralatan proyek,” ujarnya.
Penilaian serupa datang dari pelanggan yang bergerak di sektor transportasi pertambangan. Menurut pelanggan tersebut, kendaraan energi baru menawarkan potensi keunggulan dari sisi biaya operasional.
“Peralatan transportasi energi baru memiliki keunggulan yang signifikan dalam biaya operasional. Ditambah dengan jaringan layanan lokal XCMG yang lengkap serta dukungan pembiayaan, hal ini dapat secara efektif mengurangi tekanan operasional perusahaan,” katanya.
Baca Juga
XCMG telah mengembangkan pasar Indonesia selama lebih dari 30 tahun. Dalam periode tersebut, perusahaan berpartisipasi dalam berbagai proyek besar dan secara bertahap membangun sistem operasional lokal. Prinsip “berakar di Indonesia, melayani Indonesia” menjadi salah satu pendekatan XCMG dalam mengembangkan aktivitas bisnisnya. Strategi tersebut kini diperluas melalui penguatan manufaktur energi baru dan pusat R&D di dalam negeri.
Pengembangan fasilitas lokal juga berjalan bersamaan dengan perluasan layanan pembiayaan. Kombinasi tersebut membuat XCMG tidak hanya membawa produk dari manufaktur, tetapi juga membangun rantai pasok dan layanan yang lebih dekat dengan kebutuhan pengguna di Indonesia.
Dengan ekosistem yang semakin terintegrasi, XCMG mengembangkan sinergi antara teknologi, manufaktur, layanan dan pembiayaan untuk berbagai sektor yang menggunakan alat berat. Perusahaan juga terus menyesuaikan produk dan teknologi dengan karakteristik proyek serta kondisi operasional di pasar Indonesia.
