Kentang Petani Garut Bakal Jadi Bahan Baku Keripik Lay’s
Poin Penting
|
GARUT, investortrust.id – PepsiCo Indonesia melakukan panen kentang industri bersama petani binaan dan Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (8/9/2026). Kentang hasil panen tersebut akan menjadi salah satu bahan baku produksi keripik kentang Lay’s di pabrik PepsiCo Indonesia di Cikarang, Jawa Barat.
Panen perdana ini menjadi bagian dari pengembangan ekosistem pertanian kentang industri yang dilakukan PepsiCo Indonesia di Jawa Barat sejak 2024. Perusahaan mulai melakukan penanaman perdana kentang industri pada November 2025.
Director of Supply Chain PepsiCo Indonesia Ayok Nugroho mengatakan, program tersebut dilakukan melalui pendampingan dan peningkatan kapabilitas petani agar mampu menghasilkan kentang yang sesuai dengan standar industri.
“Hasil panen kentang industri dari program ini nantinya akan diproduksi menjadi keripik kentang Lay’s di pabrik makanan ringan PepsiCo Indonesia di Cikarang, Jawa Barat,” ujar Ayok dalam keterangan resmi, Selasa (8/9/2026).
Baca Juga
Keripik Kentang Albaeta, UMKM yang Maju Pesat karena Dukungan BRI
Menurut dia, pengembangan petani kentang industri di Jawa Barat diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus memberikan dampak berkelanjutan bagi petani lokal dan masyarakat sekitar.
Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Garut Dedi mengatakan, sektor pertanian merupakan salah satu program strategis nasional dan hasil pertanian Garut turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran PepsiCo,” kata Dedi.
Dalam program pengembangan tersebut, PepsiCo Indonesia memberikan pelatihan dan pendampingan kepada lebih dari 200 petani melalui program “Lay’s GrowerConnect”.
Pelatihan mencakup berbagai tahapan budidaya kentang industri, mulai dari persiapan lahan, teknik penanaman, perawatan tanaman, penggunaan pupuk dan pestisida secara efisien, pengelolaan lahan, hingga proses panen.
Pendampingan dilakukan pada setiap musim tanam, baik sebelum penanaman, selama pertumbuhan tanaman, maupun saat panen. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, serta efisiensi penggunaan input pertanian.
Baca Juga
Jejak Hijau PepsiCo Indonesia Berbuah Apresiasi, Dampaknya Mengakar di Masyarakat
Selain Garut, pengembangan kentang industri PepsiCo Indonesia juga dilakukan di sejumlah wilayah Jawa Barat, termasuk Lembang dan Cisarua.
Untuk memperkuat transfer pengetahuan, PepsiCo Indonesia pada 2025 memberangkatkan enam perwakilan aggregator dan petani binaan dari Jawa Barat untuk mengikuti studi pertanian kentang PepsiCo di Chiang Mai, Thailand.
Dalam kunjungan tersebut, para peserta mempelajari teknik pembibitan, pemupukan, pengelolaan lahan, serta metode peningkatan hasil panen yang efisien dan berkelanjutan.
PepsiCo Indonesia menyatakan akan melanjutkan program pengembangan pertanian melalui pendampingan teknis, peningkatan kapasitas petani, serta penerapan praktik pertanian yang mendukung produktivitas dan keberlanjutan.
