3 Faktor Ini Bikin Masyarakat Ragu Beralih ke Motor Listrik, Volta Beri Solusinya!
JAKARTA, Investortrust.id - CEO Volta Group Okie Octavia Kurniawan mengungkapkan sejumlah tantangan yang membuat masyarakat Indonesia ragu beralih dari kendaraan berbahan bakar minyak ke listrik. Pertama adalah masalah kemampuan jarak tempuh dari kendaraan listrik.
Okie menjelaskan bahwa jarak tempuh yang dimiliki oleh motor listrik lebih pendek jika dibandingkan dengan motor yang menggunakan tenaga bahan bakar minyak, yakni sekitar 40 kilometer. Namun, ia mengklaim Volta memiliki solusinya.
"Nah kita punya solusinya dimana 1 motor, kita bisa 2 baterai dengan (jarak tempuh) 120 kilometer dengan 2 baterai dan punya stasiun ganti baterai," ucapnya di acara Media Gathering MCAS, Jakarta Pusat, Selasa (20/2/2024).
Baca Juga
Percepat Adopsi Kendaraan Listrik, VKTR dan Indomobil Jalin Kemitraan Strategis
Terkait baterai penggerak motor listrik. Okie mengatakan Volta menyediakan garansi produk baterainya seumur hidup.
"Volta memberikan opsi garansi baterai seumur hidup. Jadi mereka bisa mendapatkan garansi baterai seumur hidup apabila mereka join dengan membership kita," terangnya.
Lebih lanjut, tantangan terakhir demi menepis keraguan masyarakat untuk beralih ke motor listrik adalah dari segi harga. Menurutnya, kondisi harga kendaraan Listrik saat ini masih lebih baik karena pemerintah memberikan subsidi untuk pembelian motor listrik senilai Rp 7 juta.
"Sehingga kita dari sisi harga juga bisa dibilang cukup kompetitif. Jadi beberapa faktor yang membuat orang sulit untuk berpindah ke motor listrik, coba kita carikan solusinya," tandas Okie.

