Krakatau Tirta Industri Resmikan WTP Krenceng II dan Command Center
Poin Penting
|
CILEGON, Investortrust.id -- PT Krakatau Tirta Industri (KTI), anak perusahaan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yang bergerak di bidang layanan air terintegrasi, resmi memperkuat keandalan operasional dan layanan suplai air bagi kawasan industri serta masyarakat di Cilegon dan sekitarnya.
Penguatan tersebut diwujudkan melalui peresmian fasilitas New Water Treatment Plant (WTP) Krenceng II serta Command Center pada Sabtu (29/8/2026) oleh Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan, bersama Direktur Utama KTI, Dendin Hermawan. Kehadiran kedua fasilitas ini menjadi langkah strategis KTI dalam memperkuat infrastruktur, meningkatkan efisiensi operasional, dan mendorong pengambilan keputusan berbasis data secara real-time.
Fasilitas New WTP Krenceng II dibangun dengan kapasitas pengolahan sebesar 600 liter per detik (lps) guna menjamin kestabilan pasokan air bersih bagi industri maupun pemukiman warga.
Dalam proses konstruksinya, proyek ini memanfaatkan sekitar 1.750 ton produk hilirisasi baja produksi Krakatau Steel. Langkah ini sejalan dengan program penguatan hilirisasi baja nasional, peningkatan penggunaan produk dalam negeri, serta mendukung ekosistem industri nasional yang selaras dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Baca Juga
PT KBN Resmikan Aplikasi Pusat Logistik Berikat dengan Dukungan Krakatau IT
Di samping penambahan kapasitas air bersih, KTI juga menghadirkan Command Center sebagai pusat data, pemantauan, dan kendali operasional terpadu. Fasilitas digital ini mampu menampilkan informasi secara langsung dari seluruh jaringan utilitas perusahaan, meliputi Rumah Pompa Cipasauran, WTP Cidanau, WTP Krenceng, hingga Plant DDW Sumbawa.
Integrasi data ini diharapkan dapat meningkatkan visibilitas operasional, mempercepat respons atas kendala teknis di lapangan, serta menghasilkan keputusan manajemen yang lebih tepat dan efisien sebagai bagian dari transformasi digital Krakatau Steel Group.
Infrastruktur Supporting System Industri
Direktur Utama KTI, Dendin Hermawan, menyampaikan bahwa pengoperasian kedua fasilitas pendukung ini menjadi pijakan vital bagi peningkatan daya saing perusahaan di masa depan.
“Kami berharap kehadiran New WTP Krenceng II dan Command Center ini dapat memperkuat infrastruktur supporting system industri Tanah Air serta memperkuat daya saing, baik secara nasional, regional, maupun global. Kedua fasilitas ini juga diharapkan mendukung arah pengembangan KTI ke depan,” ujar Dendin dalam pernyataannya dikutip Selasa (1/9/2026).
Apresiasi tinggi turut disampaikan oleh Direktur Utama Krakatau Steel, Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA). Kinerja sinergis ini dinilai membuktikan kapabilitas internal Krakatau Steel Group dalam menghadirkan dampak positif langsung bagi pengembangan unit usaha dan ekosistem industri.
“Saya mengapresiasi PT KTI yang telah mewujudkan Command Center sebagai pusat data, monitoring, dan kendali operasional perusahaan. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan visibility yang lebih baik terhadap operasional, mempercepat respons di lapangan, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat,” ujar Akbar Djohan.
Ia menambahkan, New WTP Krenceng II diharapkan dapat memperkuat kemampuan KTI dalam menyediakan suplai air yang andal untuk mendukung kebutuhan industri dan masyarakat di Cilegon dan sekitarnya. "Pembangunan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa sinergi Krakatau Steel Group dapat menghasilkan proyek yang memberikan manfaat langsung bagi penguatan operasional dan bisnis Group,” imbuhnya.
Melalui peluncuran fasilitas baru ini, KTI menegaskan komitmennya untuk menjalankan peran sebagai strategic enabler bagi keberlanjutan bisnis Krakatau Steel Group. Sebagai perintis penyedia air industri yang berdiri sejak tahun 1996, KTI terus mengembangkan jangkauan layanannya meliputi pengelolaan air bersih, air demineralisasi, pengolahan air limbah, dan air daur ulang.
Seluruh aktivitas pengolahan didukung oleh infrastruktur modern berbasis sistem membran, ultrafiltrasi, penukar ion, dan pengolahan biologis guna menjamin kualitas serta efisiensi daya dukung lingkungan. Selain itu, KTI melalui anak usahanya, PT Krakatau Tirta Operasi dan Pemeliharaan, turut menyediakan layanan operasi dan pemeliharaan, rekayasa konstruksi, hingga perdagangan suku cadang penunjang sistem air nasional.
