Pertamina Gandeng Ruangguru Tingkatkan Kompetensi Guru Indonesia di Malaysia
Poin Penting
|
KUALA LUMPUR, Investortrust.id - PT Pertamina Malaysia EP (PMEP) bekerja sama dengan Ruangguru meluncurkan program Character and Human Integrity Strengthening Through Mentorship & Action (Charisma) untuk meningkatkan kapasitas guru dalam membentuk karakter dan integritas siswa di Sanggar Bimbingan di Malaysia. Program ini menyasar 10 guru Indonesia dengan implementasi selama 3-4 bulan dan pengukuran dampak terhadap kompetensi guru serta perkembangan karakter siswa.
"Program Charisma merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia," kata Manager Relations PMEP Dhaneswari Retnowardhani dikutip Selasa (1/9/2026).
Baca Juga
2 Sumur Baru Pertamina Sanga-Sanga Produksi Gas di Atas Target, Capai 5,3 MMSCFD
Program Charisma dirancang untuk membangun ekosistem belajar yang reflektif, inklusif, dan berkelanjutan melalui penerapan kebiasaan positif di lingkungan sekolah. Pelaksanaan program tersebut mendapat pengawasan langsung dari Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur.
PMEP dan Ruangguru memberikan pendampingan kepada para guru melalui workshop yang mencakup tiga materi utama. Materi tersebut, meliputi perencanaan pembelajaran karakter yang bermakna, pengembangan media dan aktivitas pembelajaran karakter, serta asesmen, monitoring, dan pelaporan perkembangan karakter murid.
Menurut Dhanes, program tersebut juga menjadi bentuk penerapan pembelajaran berbasis aksi nyata yang mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 13 Tahun 2025 tentang pembiasaan dalam budaya sekolah.
“Program Charisma lahir dari hasil pemetaan sosial yang kami lakukan di sekolah binaan, kami melihat adanya kebutuhan untuk memperkuat pendidikan karakter di kelas. Oleh karenanya, kami berinisiatif memberikan peningkatan kapasitas kepada para guru dengan menggandeng Ruangguru sebagai mitra yang berkompeten,” kata Dhaneswari.
Dia mengatakan PMEP berharap program tersebut dapat meningkatkan kemampuan pedagogis guru dalam merancang, memantau, dan mendokumentasikan pembelajaran karakter secara terstruktur, terukur, dan berkelanjutan.
Tenaga Pendidik Sanggar Bimbingan Gumut Yanti Surati mengatakan pelatihan tersebut memberikan perspektif baru dalam mengembangkan dan memperkuat karakter anak-anak di sekolah binaan.
“Kegiatan ini sangat positif, dengan peningkatan kapasitas dan metode yang diberikan, memberikan kami spektrum yang lebih luas dan efektif dalam meningkatkan kepercayaan dan karakter siswa kami. Harapannya, program ini dapat terus dikembangkan dan selaras dengan kebutuhan para siswa kami,” ujar Yanti.
Baca Juga
Pertamina Siap Pimpin Pengembangan Ekosistem CCS di Indonesia
Trainer Ruangguru Purnama Palupessy mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi pihaknya untuk memberikan pengetahuan dan metode baru kepada guru-guru di Sanggar Bimbingan. “Kami berkomitmen untuk mendampingi guru-guru dalam berbagi metode pembelajaran karakter di kelas mereka yang aplikatif dan adaptif,” ujar Purnama.
Melalui program tersebut, PMEP mengembangkan peningkatan kapasitas guru sebagai salah satu bagian dari upaya mendukung kualitas pembelajaran bagi siswa di sekolah binaan di Malaysia. PMEP juga membuka peluang bagi pengembangan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung pendidikan anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia.
