SKK Migas Resmikan Fasilitas Overhaul Engine Taurus 60 Pertama di Asia
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) meresmikan fasilitas overhaul dan pembangunan engine Solar Turbines Taurus 60 Single Shaft di Bandung, Jawa Barat, Kamis (27/8/2026). Fasilitas tersebut menjadi yang pertama di Asia untuk kemampuan overhaul dan pembangunan engine Taurus 60 sekaligus memperkuat rantai pasok industri hulu migas nasional.
Peresmian fasilitas tersebut merupakan hasil investasi bersama PT Indoturbine, perusahaan penyedia solusi turbin gas, Solar Turbines, serta PT Nusantara Turbin & Propulsi (NTP). Pengembangan fasilitas itu mengacu pada Road Map Peningkatan Kapasitas Nasional yang disusun dalam Strategic Agreement antara SKK Migas dan Solar Turbines.
Baca Juga
SKK Migas dan PetroChina Bikin Kerajinan Lokal Jambi Naik Level
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan fasilitas tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi pusat keunggulan perawatan engine solar turbines di kawasan Asia.
"Kami berharap fasilitas ini juga dapat menjadi salah satu center of excellence untuk perawatan engine solar turbines di kawasan Asia, sehingga nantinya Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memberikan layanan dan keahlian kepada pasar regional," ujar Djoko dikutip Jumat (28/8/2026).
Populasi engine solar turbines di Indonesia telah mencapai lebih dari 580 unit. Sekitar 75% dari populasi tersebut beroperasi di sektor hulu minyak dan gas bumi. Engine Taurus 60 menyumbang sekitar 15% dari populasi engine solar turbines yang digunakan di sektor hulu migas. Besarnya populasi tersebut membuat ketersediaan fasilitas perawatan di dalam negeri memiliki kaitan langsung dengan keberlangsungan operasi kontraktor kontrak kerja sama (KKKS).
Fasilitas di Bandung juga ditujukan untuk memberikan manfaat finansial melalui optimalisasi biaya overhaul, logistik, dan waktu pengerjaan. Kemampuan tersebut dapat membantu perusahaan hulu migas mengelola kebutuhan perawatan engine dengan dukungan fasilitas dan tenaga kerja di dalam negeri.
Dorong Transfer Teknologi
Pembangunan fasilitas tersebut tidak hanya menyasar kebutuhan operasional industri hulu migas. Pengembangan kemampuan overhaul Taurus 60 di dalam negeri juga membuka ruang bagi transfer teknologi dan peningkatan kompetensi tenaga kerja Indonesia.
Kemampuan tersebut berpotensi mendorong pertumbuhan industri pendukung di sekitar rantai pasok engine dan turbin. Penggunaan tenaga kerja serta jasa lokal juga dapat meningkat seiring bertambahnya aktivitas perawatan dan pembangunan engine di dalam negeri.
Baca Juga
SKK Migas Bidik 'Lifting' Minyak 612.500 BOPD pada 2027, Andalkan Pengeboran hingga Proyek EnI
SKK Migas mengapresiasi PT Indoturbine, Solar Turbines, NTP, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan fasilitas tersebut. Kolaborasi itu menjadi bagian dari Strategic Agreement yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas industri nasional.
Peresmian fasilitas Taurus 60 juga menjadi bagian dari sinergi vendor development plan antara SKK Migas, Solar Turbines, Indoturbine, dan NTP. Program tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem industri penunjang hulu migas yang lebih kuat di dalam negeri.
Perwakilan Solar Turbines dan Indoturbine menyampaikan komitmen untuk melanjutkan pengembangan kapabilitas overhaul di Indonesia. Pengembangan tersebut mencakup penerapan standar teknologi, peningkatan kompetensi tenaga kerja, serta dukungan terhadap kebutuhan operasional KKKS.
