Elnusa (ELSA) Bor Sumur Semberah-206 di Kaltim, Produksi Gas Tembus 255% dari Target
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Elnusa Tbk (ELSA), perusahaan jasa energi terintegrasi yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, mencatat keberhasilan pengeboran Sumur Semberah-206 milik PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga Zona 9 di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim), dengan produksi awal yang melampaui target.
Elnusa bertindak sebagai kontraktor pengeboran melalui Rig EMR-001. Sumur tersebut menghasilkan initial production atau produksi awal sebesar 5,36 juta kaki kubik standar gas per hari dan 406 barel minyak per hari, jauh di atas target awal masing-masing 2,1 juta kaki kubik standar gas per hari dan 175 barel minyak per hari.
Baca Juga
Bersama untuk Flores, Elnusa (ELSA) dan Pertamina Group Jaga Pasokan Energi
Corporate Secretary Elnusa Rustam Aji mengatakan pencapaian itu mencerminkan posisi perseroan sebagai mitra solusi yang tidak hanya berfokus pada penyelesaian pekerjaan pengeboran, tetapi mendukung peningkatan produktivitas aset pelanggan.
“Operational excellence bukan hanya mengenai kemampuan menyelesaikan pengeboran dengan aman dan andal. Nilai tambahnya terletak pada bagaimana kompetensi, aset, teknologi, dan pengalaman yang kami miliki dapat mendukung pelanggan mengoptimalkan potensi aset dan produksi. Hasil Sumur Semberah-206 menjadi salah satu bukti konkret dari kapabilitas tersebut,” ujar Rustam dikutip Rabu (26/8/2026).
Kegiatan pengeboran dimulai pada 4 Juni 2026 dan selesai dalam 45 hari. Operasi kemudian memasuki tahap uji produksi pada 19 Agustus 2026. Dibandingkan target awal, produksi gas mencapai sekitar 255%, sedangkan produksi minyak mencapai 232%. Capaian itu menunjukkan potensi produksi yang berhasil dibuka dari aktivitas pengeboran di aset hulu migas tersebut.
Operasi Pengeboran
Keberhasilan operasi didukung pengoperasian Rig EMR-001 untuk pengeboran berarah hingga kedalaman akhir 11.685 kaki measured depth. Pengeboran berarah merupakan metode yang memungkinkan lintasan sumur diarahkan menuju target reservoir tertentu.
Sumur Semberah-206 menghasilkan produksi dari lapisan F083A, I089A, dan I072A dengan kondisi tekanan reservoir yang baik. Dalam pelaksanaannya, Elnusa menggabungkan keandalan rig, kompetensi kru, pengendalian operasi, dan disiplin eksekusi untuk menjaga kegiatan pengeboran tetap berjalan sesuai parameter yang ditetapkan.
Aspek keselamatan juga menjadi bagian penting dalam operasi tersebut. Elnusa menghadapi dinamika teknis, termasuk kondisi pengendalian sumur atau well control, dengan penanganan yang dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
Baca Juga
Elnusa (ELSA) Tingkatkan Kapabilitas 'Geoscience' dan 'Reservoir Services'
Hingga pelaksanaan operasi, Rig EMR-001 mencatat 75.600 jam kerja aman atau safe man hours sejak tajak sumur. Capaian itu menjadi bagian dari rekam jejak Elnusa dalam menjalankan pekerjaan pengeboran yang memiliki tingkat risiko teknis tinggi.
“Ke depan, kami akan terus meningkatkan produktivitas dan competitiveness layanan drilling melalui penguatan teknologi, kompetensi SDM, serta optimalisasi aset. Fokus kami adalah memastikan setiap kapabilitas yang dimiliki Elnusa dapat menghasilkan customer value sekaligus sustainable business value, sehingga membuka ruang pertumbuhan bagi Perseroan sejalan dengan meningkatnya kebutuhan optimalisasi aset hulu migas,” tambah Rustam.
