Harga Emas Antam (ANTM) Turun Rp 18.000, 'Buyback' Jadi Rp 2,61 Juta
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Rabu (26/8/2026) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 2,750 juta atau turun Rp 18.000 dari Selasa (15/8/2026) Rp 2,732 juta per gram didukung pelemahan dolar AS dan rencana Departemen Keuangan AS membeli kembali obligasi pemerintah.
Adapun rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) sebelumnya di level Rp 3,168 juta per gram yang dicetak pada Kamis 29 Januari 2026. Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,610 juta atau melemah Rp 18.000 dari sebelumnya Rp 2,592 juta.
Pergerakan emas Antam di tengah emas global yang turun tipis pada Selasa (25/8/2026), tetapi tetap bertahan di dekat level tertinggi dalam lebih dari 3 bulan.
Harga emas spot turun 0,1% menjadi US$ 4.647,05 per ons. Level tersebut masih berada di dekat posisi tertinggi sejak pertengahan Mei. Kinerja emas sepanjang Agustus juga menunjukkan penguatan tajam. Logam mulia naik lebih dari 15% sejak awal bulan, dengan UOB memperkirakan emas berada di jalur menuju kenaikan bulanan terkuat sejak September 1999.
Baca Juga
Pembentukan Indonesia Bullion Market Association (IBMA) Berpotensi Perkuat Ekosistem Emas Nasional
Sementara itu, harga emas berjangka naik tipis menjadi US$ 4.694,50 per ons berada di dekat level tertinggi dalam tiga bulan terakhir.
Indeks dolar AS telah turun 0,8% sepanjang Agustus. Pergerakan tersebut memberikan ruang bagi emas untuk mempertahankan kenaikannya meski pasar masih mencermati arah kebijakan moneter Amerika Serikat.
Selain pergerakan dolar, imbal hasil obligasi Pemerintah AS yang lebih rendah juga mendukung emas. Imbal hasil yang lebih rendah mengurangi biaya peluang bagi investor ketika memilih emas yang tidak memberikan bunga dibandingkan aset berbasis obligasi.
Imbal hasil obligasi Pemerintah AS memang sempat berada di level tinggi hampir sepanjang Agustus. Namun, rencana Pemerintah AS untuk membeli kembali obligasi telah membantu menahan kenaikan imbal hasil, yang tercatat turun 3 basis poin sepanjang bulan ini. Kebijakan pembelian kembali obligasi menjadi perhatian pasar karena dapat memengaruhi kondisi likuiditas dan pergerakan imbal hasil di pasar surat utang AS.
Perhatian investor selanjutnya tertuju pada pidato Ketua Federal Reserve AS Warsh menjelang Simposium Jackson Hole pada akhir pekan ini. Pasar mencari petunjuk mengenai arah suku bunga AS dan kebijakan moneter berikutnya.
Baca Juga
Prospek Emas hingga Hilirisasi Menguat, Saham Antam (ANTM) Layak Dibeli dengan Target Harga Ini
Sikap Warsh yang lebih hawkish atau cenderung mempertahankan kebijakan suku bunga ketat berpotensi mengurangi momentum kenaikan emas. Sementara itu, sinyal dovish yang menunjukkan ruang pelonggaran kebijakan moneter dapat kembali meningkatkan minat terhadap emas.
Datar harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1,425 juta
- Emas 1 gram: Rp 2,750 juta
- Emas 2 gram: Rp 5,440 juta
- Emas 3 gram: Rp 8,135 juta
- Emas 5 gram: Rp 13,525 juta
- Emas 10 gram: Rp 26,995 juta
- Emas 25 gram: Rp 67,362 juta
- Emas 50 gram: Rp 134,645 juta
- Emas 100 gram: Rp 269,212 juta
- Emas 250 gram: Rp 672,765 juta
- Emas 500 gram: Rp 1,345,320 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp 2,690,600 miliar.
