Ditanya soal 'Reshuffle', Bahlil dan Purbaya Bilang Begini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara mengenai isu reshuffle kabinet yang kembali mencuat. Keduanya menegaskan tetap fokus menjalankan tugas pemerintahan dan tidak membahas kemungkinan perombakan kabinet dalam rapat yang mereka lakukan pada Selasa (11/8/2026).
Bahlil mengatakan, pembahasan bersama Purbaya hanya berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab kedua kementerian, termasuk pengelolaan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dan subsidi. Tidak ada pembahasan mengenai isu reshuffle kabinet.
“Tadi saya rapat sama Pak Menteri Keuangan enggak ada pembahasan itu (reshuffle). Kita nggak ngerti itu,” ujar Bahlil saat ditemui wartawan di kantor Kementerian Keuangan, Selasa (11/8/2026).
Baca Juga
Prabowo Sebut Kecerdasan Bukan Ditentukan Sekolah, Bahlil Jadi Contoh
Menurut Bahlil, posisi menteri merupakan pembantu Presiden yang bertugas menjalankan kebijakan sesuai arahan kepala negara dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Karena itu, ia memilih tidak berspekulasi mengenai isu perombakan kabinet.
“Yang jelas begini, tugas kami sebagai menteri itu adalah pembantu Presiden. Yang namanya pembantu Presiden, ya bekerja sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Pak Presiden, dan sesuai dengan apa yang diatur dalam undang-undang,” jelas dia.
Bahlil menegaskan keputusan mengenai reshuffle sepenuhnya merupakan kewenangan Presiden. Dia pun menyerahkan keputusan tersebut kepada Presiden tanpa melakukan langkah atau tindakan di luar kewenangannya sebagai menteri.
“Persoalan hasil terhadap reshuffle itu hak prerogatif Bapak Presiden. Kita serahkan semuanya kepada Bapak Presiden yang mempunyai hak prerogatif. Kita di bawa ini nggak boleh gerakan tambahan. Jangan berpikir, apalagi bertindak melampaui batas kewenangan yang diberikan,” tegas Bahlil.
Sementara itu, Purbaya mengatakan pertemuannya dengan Bahlil lebih banyak membahas upaya memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap aman hingga akhir tahun. Salah satu fokus pembahasan adalah kontribusi PNBP serta pengendalian subsidi.
Baca Juga
Purbaya dan Bahlil Sepakat Harga BBM Subsidi Tidak Akan Naik
“Jadi kami tadi fokus memastikan bahwa APBN tahun ini aman, karena beliau (Bahlil) memberi kontribusi yang besar untuk PNBP, jadi kita diskusi di situ saja dan pengendalian subsidi sebagian, sehingga tidak melebar ke mana-mana dan bisa terkendali,” kata Purbaya.
Purbaya juga menilai kondisi harga minyak dunia saat ini masih relatif terkendali meski pergerakannya tetap berfluktuasi. Karena itu, pemerintah tetap perlu menjaga kewaspadaan terhadap potensi perubahan harga minyak yang dapat berdampak terhadap kondisi fiskal.
“Walaupun harga minyak dunia cenderung terkendali, walaupun masih naik turun ya, tapi cenderung terkendali ya. Kita mesti waspada terus dan menjaga dan memastikan APBN kita aman sampai akhir tahun,” pungkas Purbaya.

