KAI Bangun Kanopi dan Eskalator Penghubung ke Stasiun Bogor Paledang
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI melanjutkan pengembangan Stasiun KRL Bogor melalui pembangunan kanopi di area peron dan pemasangan eskalator yang akan menghubungkan stasiun tersebut dengan skybridge menuju Stasiun Bogor Paledang.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menyatakan, pengembangan tersebut dilakukan untuk meningkatkan keselamatan, kenyamanan, sekaligus kemudahan perpindahan pelanggan antarlayanan kereta api.
"Perpindahan antarlayanan perlu didukung akses yang mudah dan nyaman. Pemasangan eskalator menuju skybridge Bogor Paledang diharapkan membantu pelanggan melanjutkan perjalanan dengan alur yang lebih praktis," kata Anne dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (28/7/2026).
Pekerjaan pengembangan diawali dengan pembangunan kanopi (overcapping) di peron jalur 4 dan 5. Selama proses pembangunan berlangsung, layanan naik dan turun pelanggan commuter line dipusatkan melalui jalur 2, 3, 6, 7, dan 8 sejak 18 Juli 2026.
Baca Juga
Peron 6-8 Stasiun Bogor Ditutup 90 Hari, Dampaknya Ada Penyesuaian 31 Perjalanan KRL
Anne menyatakan, pengaturan operasional tersebut dilakukan agar perjalanan KRL atau commuter line di Stasiun Bogor tetap berjalan normal sesuai jadwal. Selain itu, lanjutnya, KAI juga memperpanjang kanopi di peron jalur 2 dan 3. Kanopi yang saat ini memiliki panjang sekitar 100 meter atau mencakup area lima kereta akan diperpanjang sekitar 140 meter sehingga dapat melindungi seluruh rangkaian commuter line berformasi 12 kereta (SF12).
"Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan keselamatan dan kenyamanan pelanggan saat menunggu maupun berpindah dari dan menuju rangkaian Commuter Line di Stasiun Bogor," jelas Anne.
Selain pengembangan area peron, KAI merencanakan pemasangan eskalator di selasar timur sisi selatan Stasiun Bogor. Fasilitas tersebut akan menghubungkan area Stasiun Bogor dengan skybridge menuju Stasiun Bogor Paledang sehingga mempermudah perpindahan pelanggan antarlayanan.
Stasiun Bogor Paledang melayani KA Pangrango relasi Bogor Paledang-Sukabumi. Pada semester I/2026, layanan tersebut melayani 591.479 pelanggan atau meningkat 6,69% dibandingkan 554.394 pelanggan pada periode yang sama tahun lalu.
Pengembangan akses tersebut dilakukan di tengah tingginya mobilitas penumpang di Stasiun Bogor. Berdasarkan data KAI, Bogor Line melayani 78.077.679 pelanggan sepanjang semester I/2026 atau rata-rata sekitar 431.368 pelanggan per hari.
Baca Juga
Stasiun Bogor Layani 18,45 Juta Penumpang pada Semester I, Semua Peron Kini Layani 12 Gerbong
Seiring pengembangan fasilitas tersebut, KAI juga telah mengoperasikan seluruh peron Stasiun Bogor untuk melayani rangkaian Commuter Line SF12 sejak 15 Juli 2026.
"Dengan rata-rata lebih dari 431.000 pelanggan per hari di Bogor Line, setiap peningkatan kapasitas harus memberi manfaat yang jelas. KAI terus menyelaraskan kesiapan peron SF12, pengembangan kanopi, sarana baru, pola operasi, serta konektivitas menuju Bogor Paledang agar perjalanan pelanggan semakin nyaman, aman, dan tertata," tutup Anne.
