UMKM Bisa Berjualan di Pesawat Pelita Air, Rambah 15 Kota Destinasi Wisata Unggulan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Pertamina (Persero) memperluas akses pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaannya ke seluruh penerbangan Pelita Air. Alhasil, para pelaku UMKM tersebut bisa menjual produknya di pesawat Pelita Air dan merambah 15 kota destinasi wisata unggulan di Indonesia.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri menyatakan, melalui kolaborasi antara Pertamina dan Pelita Air, produk-produk unggulan UMKM kini mendapatkan akses pasar yang lebih luas dengan hadir langsung di semua penerbangan domestik Pelita Air.
“Inisiatif tersebut memberikan ruang lebih luas bagi UMKM binaan Pertamina untuk memasarkan produknya melalui jaringan penerbangan Pelita Air yang melayani 15 kota destinasi wisata unggulan di Indonesia,” kata Simon pada acara Pertamina Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Summit 2026 di Jakarta, Minggu (26/7/2026).
.
Baca Juga
Pertamina Bikin UMKM Naik Kelas, Jualan Sampai di Pesawat Pelita Air
Jaringan tersebut, menurut Simon, mencakup Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Palembang, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Lombok, Pontianak, Balikpapan, Banjarmasin, Kendari, hingga Makassar.
Simon Aloysius mengungkapkan, kehadiran produk UMKM di kabin Pelita Air menjadi bagian dari komitmen Pertamina dalam mendorong P3DN, sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal.
Simon menegaskan, penguatan industri nasional merupakan bagian dari visi pembangunan dalam Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam meningkatkan nilai tambah industri dan mewujudkan kemandirian ekonomi.
"Pertamina ingin menjadi lokomotif yang menggerakkan industri nasional menuju panggung global," tandas dia.
Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita menambahkan, UMKM menjadi pilar utama dalam pembangunan ekonomi kerakyatan. UMKM telah terbukti mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai BUMN, menurut Arya, Pertamina berkomitmen penuh untuk melakukan pembinaan dan pemberdayaan UMKM sebagai salah satu implementasi tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan.
"Juga mendukung pencapaian Asta Cita Presiden, khususnya poin ke-3 terkait Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas dan Pengembangan Kewirausahaan," tutur Arya.
Sementara itu, Direktur Utama Pelita Air, Faik Fahmi menjelaskan, inisiatif itu lahir atas kecintaan yang nyata terhadap produk asli Indonesia. Sinergi Pelita Air dan Pertamina dalam menghubungkan pembinaan UMKM dengan akses pasar membuat pertumbuhan bisnis dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi nasional.
"Kecintaan kepada Indonesia harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat berkelanjutan. Kami meyakini Pelita Air adalah saluran pemasaran yang tepat bagi UMKM binaan Pertamina untuk dapat dikenal lebih jauh oleh masyarakat," tandas dia.
Dukungan yang diberikan kedua perusahaan kepada UMKM diresmikan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Pertamina (Persero) dan PT Pelita Air Service, dalam acara bertajuk “Grand Launching PAS Sky Shop Lokal Terbang Tinggi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Faik Fahmi mengatakan, melalui PAS Sky Shop yang menjadi inovasi layanan in-flight sales Pelita Air, pelanggan kini dapat menemukan beragam produk pilihan dari UMKM binaan Pertamina, di antaranya produk body care berbahan minyak kelapa dari brand Bali Ayu, tas dan dompet tradisional Bali karya brand Uwaiscraft, serta koleksi hijab dari brand Adabina Scarves.
Baca Juga
Mantan Bos Injourney Airports Faik Fahmi Jadi Dirut Pelita Air, Intip Profilnya
Kolaborasi Pertamina dan Pelita Air, menurut Faik, merupakan wujud komitmen Pertamina Group dalam memperkuat keberpihakan dan komitmen nyata pada pemberdayaan UMKM. "Sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin bernilai bagi pelanggan setia Pelita Air," ucap dia.
Founder Bali Ayu Nature, Komang Yatik, mengaku bangga karena produknya kini dapat dipasarkan kepada penumpang Pelita Air.
"Produk kami sekarang bisa terbang lebih tinggi bersama Pelita Air. Semoga ke depan tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga hingga pasar internasional," kata Yatik. (ant)
