Prabowo Pimpin Akad Massal 62.000 KPR FLPP dan KUR Perumahan Rp 880 Miliar di Batang
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin akad massal 62.000 Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), serah terima kunci rumah subsidi, serta akad Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan senilai Rp 880 miliar di Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (30/7/2026).
Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Heru Pudyo Nugroho menyatakan, kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari akad massal KPR FLPP yang sebelumnya digelar di Cileungsi, Jawa Barat, sebanyak 26.000 unit pada 29 September 2025 dan di Serang, Banten, sebanyak 50.030 unit pada 20 Desember 2025.
Baca Juga
KPR FLPP Tembus 105.000 Unit, Pemerintah Siap Luncurkan 62.000 Akad
"Kami terus berkoordinasi dengan Menteri PKP selaku ketua komite kami serta tim Kepresidenan RI. Dukungan penuh juga mengalir dari pihak pemerintah daerah setempat, serta para mitra kerja kami, yaitu bank penyalur serta para asosiasi pengembang perumahan," kata Heru dalam konferensi pers di Graha Mandiri, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2026).
Kali ini, lanjut Heru, akad massal akan digelar di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dengan tema akad massal dan serah terima kunci sebanyak 62.000 KPR rumah subsidi serta akad KUR perumahan senilai Rp 880 miliar.
Sebanyak 62.000 calon debitur KPR Sejahtera FLPP akan mengikuti akad yang tersebar di lebih dari 100 titik di 36 provinsi dengan melibatkan 36 bank penyalur mitra kerja BP Tapera. Dari jumlah tersebut, sebanyak 200 calon debitur akan hadir langsung di lokasi untuk melakukan akad, sedangkan 61.800 calon debitur mengikuti secara daring.
Peserta yang hadir langsung berasal dari 10 bank penyalur FLPP, yakni BTN, BSI, BNI, Mandiri, BPD BJB, BPD Jateng, BPD Jateng Syariah, dan BPD DIY.
Sementara itu, akad massal KUR perumahan akan diikuti 7.100 debitur yang terdiri atas 6.873 debitur dari sisi permintaan (demand) dan 227 debitur dari sisi penyedia (supply). Sebanyak 200 debitur akan hadir langsung untuk melakukan akad.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Negara juga dijadwalkan menyerahkan kunci secara simbolis kepada masing-masing 10 penerima manfaat KPR subsidi dan KUR Perumahan.
Penerima manfaat KPR subsidi yang menerima kunci simbolis berasal dari berbagai profesi, antara lain pengemudi ojek online, pemuka agama, asisten rumah tangga, guru, perawat, anggota TNI/Polri, hingga penjual jamu. Adapun penerima manfaat KUR Perumahan berasal dari kalangan perseorangan maupun pelaku usaha.
Selain menyerahkan kunci, Prabowo juga diagendakan berkeliling kawasan perumahan, berinteraksi dengan penghuni, serta menyapa peserta akad massal yang hadir langsung maupun secara daring.
Baca Juga
Rumah Subsidi untuk Ojol, 3.000 Driver Gojek Antre Ajukan KPR FLPP BP Tapera
Heru menambahkan, perhatian pemerintah terhadap pembiayaan perumahan tercermin dari keterlibatan Kepala Negara dalam rangkaian kegiatan akad massal KPR subsidi.
Per 23 Juli 2026, kata dia, BP Tapera mencatat penyaluran dana FLPP tembus di angka 111.537 unit rumah dengan nilai Rp 13,874 triliun. Dari total tersebut, sebanyak 71.250 unit atau 63,88% dimanfaatkan pekerja swasta, 19.254 unit atau 17,26% oleh wiraswasta, 10.944 unit atau 9,81% oleh PNS serta TNI/Polri, dan 10.089 unit atau 9,05% oleh kategori profesi lainnya.
