12 UMKM Binaan Pertamina Bidik 'Buyer' Global di FHI 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – PT Pertamina (Persero) membawa 12 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan ke ajang Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026 di Jakarta International Expo Kemayoran pada Selasa (21/7/2026) hingga Jumat (24/7/2026). Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas akses pasar UMKM dengan mempertemukan mereka dengan pembeli dari sektor perhotelan, restoran, kafe, serta pasar internasional.
Pameran berskala internasional yang berfokus pada industri makanan, minuman, dan perhotelan itu dimanfaatkan Pertamina untuk menampilkan 12 UMKM binaan yang bergerak di sektor makanan dan minuman serta produk amenities. Amenities merupakan perlengkapan penunjang yang digunakan hotel, resor, dan spa untuk meningkatkan kenyamanan tamu.
Baca Juga
Astra Kembangkan Desa Bugisan Jadi Destinasi Wisata Budaya, Pendapatan UMKM Naik 31%
Salah satu peserta, Novio Fresh, mengaku memperoleh manfaat besar sejak menjadi mitra binaan Pertamina pada 2024. Pemilik Novio Fresh Retno Wulansari mengatakan usahanya mengikuti berbagai program pengembangan, mulai dari PFpreneur, UMK Academy hingga Pertamina Aggregator (PAG).
"Kami dibina Pertamina dari 2024, mulai dari PFpreneur, kemudian UMK Academy, kemudian yang terakhir kami PAG (Pertamina Aggregator-red) dan Alhamdulillah kami nomor satu untuk PAG-nya dan diberi kesempatan di sini," ujar Retno dikutip Kamis (23/7/2026).
Menurut Retno, dukungan Pertamina tidak hanya meningkatkan kapasitas usaha, tetapi juga membuka akses promosi yang sebelumnya sulit diperoleh pelaku UMKM. "Kami diikutsertakan pada event-event seperti ini yang membantu kami promosi marketing yang luar biasa. Kami tidak hanya jadi jago kandang, tapi kami bisa eksposur ke luar, memperluas market kami," katanya.
Retno menuturkan, keikutsertaan dalam FHI 2026 menjadi pengalaman baru bagi Novio Fresh. Pada hari pertama pameran, stan usahanya telah dikunjungi banyak calon pembeli, termasuk pelaku bisnis yang berpotensi menjadi mitra.
“Biasanya hanya jadi pengunjung saja, tetapi di tahun ini berkat Pertamina, kami bisa menjadi salah satu peserta pameran bergengsi ini. Pada hari pertama pameran, booth sudah banyak dikunjungi. Kami bahkan bertemu dengan buyer, sekaligus membangun komunikasi dengan para potensial buyer,” jelas Retno.
Pengalaman serupa dirasakan Didik Suryadi, pemilik Waroeng Kopi Kayumas yang menjadi mitra binaan melalui Rumah BUMN Pertamina Situbondo. Ia mengatakan berbagai program pembinaan Pertamina telah membantu memperluas jangkauan pemasaran produknya hingga ke luar negeri. Produk kopinya bahkan pernah dipromosikan Pertamina dalam pameran internasional di Belanda dan Turki.
“Fasilitas yang diberikan Pertamina melalui pameran seperti ini, memberikan kontribusi besar, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi kami untuk mempromosikan produk. Terimakasih Pertamina yang telah berperan menjadi fasilitator dan motivator bagi kami,” ujarnya.
Produk Waroeng Kopi Kayumas juga menarik perhatian pengunjung asal Amerika Serikat, Judd Hunter. Ia mengaku tertarik mendatangi stan tersebut karena desain kemasan yang unik dan sambutan hangat dari pelaku UMKM.
“Saya mengunjungi booth ini, karena awalnya tertarik dengan kemasan kopi yang unik, serta senyum dan keramahan yang menyambut saya. Disamping itu, ketika saya mencoba langsung, ternyata kopinya sangat enak, hingga kemudian saya membeli,” katanya.
Manager Small and Medium Enterprise Partnership Program (SMEPP) PT Pertamina (Persero) Fety mengatakan seluruh UMKM yang mengikuti FHI 2026 telah memiliki sertifikasi yang dibutuhkan dan menawarkan berbagai produk unggulan.
"Ada juga produk Virgin Coconut Oil (minyak kelapa murni), serta aneka produk amenities yaitu perlengkapan atau fasilitas tambahan yang disediakan oleh pihak hotel atau penginapan untuk meningkatkan kenyamanan dan pengalaman menginap tamu, yang biasa digunakan di jaringan resort dan spa," ujarnya.
Baca Juga
Kisah UMKM di Cimahi, Omzet Meningkat Berkat Pelatihan Sertifikasi Halal BRI Peduli
Perluas Peluang UMKM Go Global
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan keikutsertaan UMKM binaan pada FHI 2026 merupakan bagian dari strategi perusahaan memperluas akses pasar bagi pelaku usaha kecil.
Menurut Baron, pameran tersebut menjadi momentum untuk mempertemukan UMKM dengan pembeli dari dalam maupun luar negeri sehingga berpotensi membuka peluang kerja sama bisnis yang lebih luas.
“Dukungan yang diberikan Pertamina kepada UMKM binaan terpilih, mulai dari memberikan akses pemasaran, peningkatan kompetensi, pembinaan, pelatihan hingga pendampingan sertifikasi. Semoga semakin banyak UMKM Indonesia yang go global bersama Pertamina,” ujarnya.
