Pertamina Gandeng ANP Timor Leste Kembangkan Talenta Migas
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI), perusahaan penyedia jasa pengeboran migas di bawah Subholding Upstream Pertamina, menjalin kerja sama strategis dengan Autoridade Nacional do Petróleo (ANP) Timor Leste untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sektor pengeboran minyak dan gas. Kolaborasi ini diharapkan mendukung pengembangan industri migas Timor Leste sekaligus memperkuat hubungan energi kedua negara.
Kerja sama tersebut ditandai penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) di kantor Pertamina Drilling, Jakarta, pada Senin (20/7/2026). Kesepakatan mencakup penyelenggaraan pelatihan jasa pengeboran migas, penugasan sementara (secondment), kunjungan lapangan ke anjungan pengeboran, hingga pengembangan kompetensi tenaga kerja di sektor pengeboran.
Baca Juga
Antrean SPBU di Medan Terurai, Pertamina Optimalkan Distribusi
Sebagai tindak lanjut, kedua pihak juga menandatangani services agreement untuk pelaksanaan Drilling & Well Engineering Secondment Program. Program tersebut dirancang sebagai pelatihan intensif yang memberikan kesempatan kepada peserta dari ANP Timor Leste memperoleh pengalaman teknis secara langsung melalui pembelajaran terstruktur, pendampingan tenaga ahli, serta keterlibatan dalam aktivitas operasional pengeboran.
Direktur Utama PT Pertamina Drilling Services Indonesia Avep Disasmita mengatakan kerja sama tersebut bukan sekadar kesepakatan antarlembaga, tetapi juga mencerminkan eratnya hubungan Indonesia dan Timor Leste dalam membangun sektor energi yang tangguh dan berkelanjutan.
"Kerja sama ini lebih dari sekadar perjanjian institusi. Ini mencerminkan hubungan erat Indonesia dan Timor Leste serta aspirasi bersama untuk membangun sektor energi yang kapabel, tangguh, dan berkelanjutan," ujar Avep dikutip Rabu (22/7/2026).
Menurut Avep, pengalaman panjang Pertamina di industri energi menjadi modal penting untuk mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia migas di Timor Leste.
Ia menjelaskan peserta akan mendapatkan pelatihan terstruktur, pertukaran pengetahuan teknis, kunjungan ke rig pengeboran, serta pengalaman langsung mengenai operasi pengeboran, standar keselamatan, dan praktik rekayasa di lapangan. "Kami berharap pengalaman Pertamina Drilling dalam memberikan layanan pengeboran terintegrasi dapat berkontribusi pada pengembangan profesional Timor Leste, khususnya di bidang drilling engineering, operasi rig, dan jasa penunjang migas," katanya.
Avep menegaskan kemitraan tersebut bukan merupakan transfer pengetahuan satu arah, melainkan ruang pembelajaran bersama yang akan memperkuat hubungan kelembagaan kedua negara. "Kami ingin hadir bukan hanya sebagai mitra bisnis, tetapi juga sebagai mitra pembangunan jangka panjang yang berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas lokal, pengetahuan, dan penguatan institusi di Timor Leste," ucapnya.
Dukung Kebangkitan Industri Migas Timor Leste
President of ANP Timor Leste Gualdino do Carmo da Silva mengapresiasi komitmen Pertamina Drilling dalam mendukung pengembangan industri migas negaranya. Timor Leste sedang bersiap memasuki fase baru pengembangan sektor hulu migas setelah kegiatan produksi sebelumnya berhenti pada 2025 karena alasan ekonomi. Dalam beberapa tahun mendatang, pemerintah Timor Leste menargetkan dimulainya kembali produksi melalui sejumlah proyek eksplorasi dan pengeboran.
"Ada banyak pilihan bagi Timor Leste untuk bekerja sama, tetapi kami selalu percaya kepada Indonesia sebagai kakak kami. Karena itu kami datang ke Indonesia untuk belajar dari pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki Indonesia," kata Gualdino.
Ia menambahkan Pertamina telah lama menjadi mitra strategis Timor Leste, termasuk dalam mendukung kebutuhan energi nasional. Ke depan, pihaknya berharap kolaborasi dapat diperluas ke sektor eksplorasi maupun pengembangan lapangan migas.
"Kami akan terus bekerja sama dengan Pertamina sebagai salah satu mitra strategis dalam pembangunan ekonomi Timor Leste. Kami yakin kerja sama ini menjadi fondasi yang kuat bagi kolaborasi yang berkelanjutan antara kedua negara," ujarnya.
Baca Juga
Pertamina Rampungkan Sumur JAS-034, Produksi Awal Capai 326 BOPD
Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas Vice President Business Development International Market Pertamina Muhammad Agus Iqbal Mutaqien mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam memperluas kolaborasi internasional melalui pengembangan kompetensi sumber daya manusia.
"Peningkatan kapasitas SDM menjadi investasi penting untuk membangun industri energi yang berkelanjutan sekaligus mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Timor Leste.
