Harga Emas Antam (ANTM) Naik Rp 34.000 Sentuh Rp 2,635 Juta per Gram
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Rabu (22/7/2026) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 2,635 juta atau naik Rp 34.000 dari Selasa (21/7/2026) Rp 2,601 juta per gram setelah harapan tercapainya terobosan diplomatik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran meningkatkan optimisme pasar.
Adapun rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) sebelumnya di level Rp 3,168 juta per gram yang dicetak pada Kamis 29 Januari 2026. Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,386 juta atau naik Rp 14.000 dari sebelumnya Rp 2,372 juta.
Harga emas Antam bergerak di tengah harga emas dunia yang menguat lebih 1% pada Selasa (21/7/2026). Harga emas spot naik 1,7% menjadi US$ 4.071,32 per ons dan kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus meningkat 1,5% menjadi US$ 4.076,40 per ons.
Baca Juga
Harga Emas Antam (ANTM) Melemah Rp 9.000 Seiring Emas Dunia dan Ekspektasi Suku Bunga
Harapan pasar semakin menguat setelah seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters pada Senin (20/7/2026) bahwa Teheran telah menerima proposal dari para mediator mengenai gencatan senjata selama 10 hari. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menyelamatkan kesepakatan sementara yang sedang dibahas.
Sebelumnya, lonjakan harga minyak akibat gangguan pasokan dari kawasan Teluk sempat menekan harga emas. Kenaikan harga energi meningkatkan kekhawatiran inflasi sehingga memicu spekulasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.
Emas selama ini dikenal sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dalam jangka panjang. Namun, ketika suku bunga meningkat, biaya peluang untuk memegang emas ikut bertambah karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil seperti obligasi atau instrumen berbunga lainnya.
Kini perhatian investor beralih ke pertemuan kebijakan The Fed yang berlangsung selama dua hari pada pekan depan. Pasar menunggu keputusan suku bunga serta pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh yang dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter Amerika Serikat pada sisa tahun ini.
Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar memperkirakan terdapat peluang sekitar 64% bahwa bank sentral Amerika Serikat akan menaikkan suku bunga pada September.
Baca Juga
Harga Emas Turun Tipis, Pelaku Pasar Pantau Selat Hormuz dan Kebijakan The Fed
Commerzbank menilai level US$ 4.000 per ons masih menjadi batas psikologis yang kuat bagi pasar emas. Meski demikian, bank tersebut memperingatkan bahwa kekhawatiran terhadap arah suku bunga di Amerika Serikat berpotensi membatasi ruang kenaikan harga emas dalam jangka pendek.
Datar harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1,367 juta
- Emas 1 gram: Rp 2,635 juta
- Emas 2 gram: Rp 5,210 juta
- Emas 3 gram: Rp 7,790 juta
- Emas 5 gram: Rp 12,950 juta
- Emas 10 gram: Rp 25,845 juta
- Emas 25 gram: Rp 64,487 juta
- Emas 50 gram: Rp 128,895 juta
- Emas 100 gram: Rp 257,712 juta
- Emas 250 gram: Rp 644,015 juta
- Emas 500 gram: Rp 1,287,820 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp 2,575,600 miliar.
