TikTok Mau Bikin Makan Sehat Jadi Tren FOMO
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – TikTok meluncurkan inisiatif "Makan Dengan Makna" di Indonesia untuk mendorong masyarakat menerapkan pola makan dan gaya hidup yang lebih sehat melalui konten kreator, komunitas, serta pemanfaatan bahan pangan lokal. Program yang didukung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ini juga diperkuat dengan donasi senilai US$ 200.000 (Rp 3,61 miliar) melalui Foodbank of Indonesia guna membantu penyaluran lebih dari 80.000 makanan bergizi bagi masyarakat rentan.
Peluncuran inisiatif pada Kamis (9/7/2026) tersebut merupakan implementasi di Indonesia dari program global The Main Ingredient. Selain menghadirkan kampanye edukasi, TikTok juga menggandeng kreator untuk mempromosikan konsumsi pangan lokal melalui program Makan Lokal.
Head of Public Policy TikTok Indonesia Noudhy Valdryno mengatakan platform digital dapat dimanfaatkan untuk mendorong masyarakat menemukan inspirasi hidup sehat yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga
Waspada Penipuan! Kemenkeu Tegaskan Akun TikTok @official.bantuan5 Adalah Palsu
"Melalui Makan Dengan Makna, kami ingin memanfaatkan kekuatan penemuan (discovery) di TikTok untuk membantu masyarakat menemukan inspirasi hidup sehat yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, kami berharap semakin banyak masyarakat dapat menemukan cara-cara sederhana untuk memulai kebiasaan makan yang lebih sehat sekaligus semakin mengapresiasi kekayaan bahan pangan lokal Indonesia," ujar Noudhy Valdryno dalam keterangannya.
Peluncuran program tersebut didorong oleh tingginya minat pengguna terhadap konten makanan dan gaya hidup sehat di TikTok. Hingga kini, jutaan unggahan telah dibagikan melalui tagar, seperti #KulinerIndonesia, #HidupSehat, #MakananSehat, dan #CemilanSehat, yang menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap resep sehat, ide memasak, serta pola hidup yang lebih baik.
Untuk memperluas dampak edukasi, TikTok menandatangani memorandum Saling Pengertian dengan Kementerian Kesehatan. Kerja sama tersebut difokuskan pada edukasi mengenai gizi seimbang dan pola hidup sehat.
Kolaborasi ini penting mengingat hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan sekitar 96,7% masyarakat Indonesia berusia di atas lima tahun belum memenuhi anjuran konsumsi buah dan sayur harian. TikTok berharap inisiatif tersebut dapat melengkapi berbagai program pemerintah, termasuk Isi Piringku dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan penyakit dengan tingkat kematian tertinggi di Indonesia, seperti strok, penyakit jantung, kanker, dan gangguan ginjal, sangat dipengaruhi oleh gaya hidup, terutama pola makan dan aktivitas fisik.
Menurutnya, media sosial memiliki peran penting dalam membentuk perilaku masyarakat sehingga kreator konten dapat menjadi agen perubahan dalam mendorong pola makan yang lebih sehat.
"Mari kita ubah stigma masyarakat untuk membuat pola makan sehat ini menjadi sebuah tren yang memicu FOMO (fear of missing out). Jangan sampai tren makanan yang tidak sehat justru diadopsi secara luas karena dampaknya buruk bagi kesehatan masyarakat di usia produktif. Tolong bantu ubah perilaku makan masyarakat Indonesia menjadi lebih seimbang," tegas Budi Gunadi Sadikin.
Baca Juga
TikTok Shop Cs Mau Naikkan Biaya Retur, Menteri UMKM: Jangan Bikin Polemik Dulu!
Dukung Pangan Lokal
TikTok juga memperkuat kerja sama dengan Foodbank of Indonesia untuk memperluas dampak kampanye Makan Dengan Makna di luar platform digital. Selain memberikan kredit iklan guna memperluas jangkauan edukasi mengenai gizi dan pangan lokal, TikTok akan menyelenggarakan kegiatan sukarelawan sepanjang 2026 yang melibatkan karyawan dan kreator dalam distribusi makanan bergizi serta edukasi masyarakat.
Founder Foodbank of Indonesia Muhammad Hendro Utomo mengatakan Indonesia memiliki kekayaan pangan lokal yang sangat besar, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal.
"Indonesia memiliki kekayaan pangan lokal yang luar biasa. Terdapat 28.000 varietas tumbuhan pangan yang bergizi, terjangkau dan bisa didapatkan oleh semua orang, namun belum kita manfaatkan secara optimal. Dengan kolaborasi bersama TikTok melalui Makan Dengan Makna, kita dapat kembali menyambungkan masyarakat Indonesia dengan pangan di sekitarnya, sehingga terbentuk pola makan sehat yang membawa manfaat bagi kesejahteraan petani dan usaha kuliner di tingkat mikro," ujar Muhammad Hendro Utomo.
