Direktur PLN Suroso Isnandar Raih Penghargaan Tertinggi ITB
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero) Suroso Isnandar menerima penghargaan Ganesa Wirya Jasa Adiutama, penghargaan tertinggi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), atas kontribusinya dalam pengembangan pendidikan, riset, inovasi ketenagalistrikan, serta penguatan ekosistem transisi energi nasional. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kiprahnya dalam menjembatani dunia akademik dan industri untuk mendukung transformasi sektor energi Indonesia.
Ganesa Wirya Jasa Adiutama merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan ITB kepada individu maupun institusi yang dinilai berjasa dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi, ilmu pengetahuan, teknologi, serta pengabdian kepada masyarakat.
Baca Juga
PLN Kejar Listrik Masuk 5.700 Desa, Target 735 Ribu Rumah Tangga Teraliri hingga 2029
Penghargaan tersebut diserahkan dalam Sidang Terbuka Peringatan 106 Tahun Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia yang berlangsung di Bandung pada Jumat (3/7/2026).
Rektor ITB Tatacipta Dirgantara mengatakan penghargaan tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi dan kepercayaan dalam membangun jejaring yang mampu menghasilkan inovasi bagi kemajuan bangsa.
"Universitas yang besar adalah universitas yang mampu mempertemukan orang-orang terbaik untuk menemukan jawaban bersama. Dan sesungguhnya, modal terbesar dalam jejaring bukanlah dana, bukan pula gedung, melainkan kepercayaan," ujarnya dikutip Selasa (7/7/2026).
Menurut Tatacipta, kepercayaan menjadi fondasi utama untuk mempertemukan berbagai pihak dalam menjawab tantangan masa depan. Melalui kolaborasi tersebut, inovasi di bidang energi bersih, layanan kesehatan, kecerdasan buatan, hingga pembangunan berkelanjutan dapat terus berkembang.
Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN Suroso Isnandar menyampaikan apresiasi kepada ITB atas penghargaan yang diterimanya. Ia menilai penghargaan tersebut merupakan kehormatan sekaligus amanah untuk terus berkontribusi bagi kemajuan sektor ketenagalistrikan nasional.
"Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus amanah untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan transformasi sektor ketenagalistrikan nasional. Saya meyakini kolaborasi lintas disiplin menjadi kunci dalam menghadirkan sistem energi yang semakin andal, berkelanjutan, dan berdaya saing," ujar Suroso.
Selama lebih 30 tahun berkarier di PLN, Suroso telah menduduki berbagai posisi strategis, antara lain vice president perencanaan sistem, general manager unit induk pusat pengatur beban Jawa Madura dan Bali, kepala satuan digital dan teknologi informasi, direktur manajemen risiko, hingga kini menjabat sebagai direktur manajemen proyek dan energi baru terbarukan.
Suroso juga menyandang gelar doktor Teknik Elektro dari ITB dan aktif mengembangkan inovasi di bidang smart grid, yakni jaringan listrik cerdas yang memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi, keandalan, dan fleksibilitas sistem kelistrikan. Selain itu, ia turut mengembangkan tata kelola manajemen risiko di sektor ketenagalistrikan.
Ia juga memiliki sejumlah sertifikasi profesi internasional, antara lain Qualified Risk Governance Professional (QRGP), Insinyur Profesional Utama (IPU), serta ASEAN Engineer.
Baca Juga
PLN Nusantara Power Catatkan Produksi Energi Listrik 2025 Capai 66.919 GWh dan Efisiensi BPP
Di bidang akademik, Suroso aktif menerbitkan publikasi ilmiah bereputasi internasional mengenai transisi energi, optimasi risiko, dan integrasi energi terbarukan. Ia juga menjadi salah satu penulis buku Risk Management: For Early Detection of Bankruptcy and Improving Firm Performance in Energy Companies serta Transisi Energi Hijau & Swasembada Energi Indonesia.
Rekam jejak tersebut mencerminkan konsistensinya dalam mengintegrasikan keilmuan dan pengalaman profesional untuk mendorong inovasi, memperkuat tata kelola, serta mempercepat transisi energi nasional. Kolaborasi antara dunia akademik dan industri dinilai menjadi faktor penting dalam menghadirkan solusi bagi pengembangan sektor ketenagalistrikan Indonesia.
