Strategis, Fave+ Hotel Pamanukan Hanya Selemparan Batu Dari Pelabuhan Patimban
Poin Penting
|
SUBANG, investortrust.id – Rabu (1/7/2026), Fave Hotel Pamanukan baru saja rebranding menjadi Fave+ Hotel Pamanukan. Anggota Archipelago Hotels ini memiliki lokasi strategis yang hanya selemparan batu dari Patimban International Port di Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Pelabuhan Patimban saat ini menjadi salah satu pelabuhan terbesar di Indonesia. Luas area pelabuhan mencapai 654 hektar, dengan 300 hektar di antaranya diperuntukkan bagi peti kemas dan terminal kendaraan. Pelabuhan ini dikembangkan untuk saling mengisi dengan Pelabuhan Tanjung Priok.
Sejak beroperasi pada akhir 2025, Pelabuhan Patimban telah menghadirkaan efek domino perputaran ekonomi di Kabupaten Subang dan sekitarnya. Salah satunya bisnis perhotelan.
Baca Juga
Mantap! Archipelago Hotels Raih Penghargaan Marketeers OMNI Brands of the Year 2026
Celah ini dimanfaatkan betul oleh Fave+ Hotel Pamanukan, yang melakukan rebranding pada Rabu (1/7/2026). "Yang kami harapkan customer akan atau tamu-tamu yang datang pasti mendapatkan fasilitas yang lebih dari sebelumnya," ujar Vivia Setiawan, Direktur CV Bangun Sejahtera Lestari selaku pemilik Fave+ Hotel Pamanukan.
Berubah dari Fave Hotel ke Fave+ Hotel ibarat anak sekolah yang naik kelas. "Fasilitas-fasilitas kami bertambah dengan adanya gym atau pusat kebugaran yang terbesar, yang paling lengkap di area pemanukan sekitarnya sini," beber Vivia Setiawan.
"Lalu, kami juga ada family room, entertainment room kita yang terus meningkat. Yang pasti jauh lebih baik dari tempat-tempat sebelumnya mungkin. Yang kami harapkan customer atau tamu-tamu yang datang pasti mendapatkan fasilitas yang lebih dari sebelumnya," ungkap Vivia Setiawan.
Dengan menyandang status "plus", Fave+ Hotel Pamanukan memiliki standar kamar yang lebih baik. Ukuran kamar yang paling kecil adalah 24 meter persegi. Sementara Fave Hotel pada umumnya hanya 19 meter persegi.
"Kami juga ada Google Nest untuk alat komunikasi. Jadi, kita sudah tidak pakai telepon lagi. Dari awal kita sudah pakai Google Nest di sini. Kita ada entertainment room, kita ada Youtube, Netflix, dan aplikasi-aplikasi hiburan lainnya. Dengan rebranding ini kami akan ada penyesuaian rate. Sesuai dengan standar Archipelago Hotels," beber Vivia Setiawan.
Salah satu target market yang dengan cerdik disasar Fave+ Hotel Pamanukan adalah aktivitas di Pelabuhan Patimban. Ini adalah pelabuhan yang digadang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar Jakarta.
"Tidak memungkiri bahwa kami ini banyak sekali tamu yang berasal atau berhubungan dengan proyek Patimban Port. Itu memang selalu menjadi target utama kami. Tapi, kami juga mengundang seluruh masyarakat Indonesia yang sedang mudik menuju Jawa Tengah atau Jawa Timur. Mereka bisa untuk stay di sini dulu, singgah di sini dulu," lanjut Vivia Setiawan.
"Lalu, untuk orang-orang sekitar sini, sekarang kan zamannya staycation ya. Yang mau staycation di sini juga bisa karena kita ada family room. Family room itu kita sangat kids friendly. Jadi kita punya bunk bed untuk anak-anak dan ada mainan-mainan di dalam room," tambah Vivia Setiawan.
Vivia Setiawan kembali menegaskan keberadaan Pelabuhan Patimban punya pengaruh besar pada eksisten Fave+ Hotel Pamanukan di bisnis perhotelan. "Luar biasa, kami sangat bersyukur okupansi kita tinggi. Dari awal kami buka hanya ada beberapa bulan untuk penyesuaian saja," katanya.
"Tapi, ketika Patimban Port sudah berjalan, proyeknya, kita okupansi hampir 98% setiap hari. Memang ada naik turunnya. Ya, namanya juga okupansi. Tapi, rata-rata kami masih di 80% ke atas," pungkas Vivia Setiawan.
Baca Juga
Eksplorasi Wisata di HUT Jakarta ke-499, Archipelago Hotels Tawarkan Diskon Hingga 49%
