Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Buka Peluang Monetisasi Kreator Lewat AI
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), Indosat Ooredoo Hutchison, dan Adobe meluncurkan kolaborasi untuk memperluas peluang ekonomi kreatif berbasis kecerdasan buatan (AI). Program ini ditujukan untuk membantu kreator mengubah karya dan keterampilan digital menjadi sumber pendapatan baru.
Kolaborasi tersebut menggabungkan jaringan nasional Indosat, teknologi kreatif Adobe, serta dukungan Kemenekraf. Tujuannya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus membuka peluang bisnis baru bagi kreator.
Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf), Teuku Riefky Harsya mengatakan, ekonomi kreatif Indonesia bertumpu pada kekayaan intelektual dan kreativitas masyarakat. Menurutnya, AI harus dimanfaatkan untuk meningkatkan nilai ekonomi karya kreatif.
“Fondasi ekonomi kreatif Indonesia terletak pada kekayaan intelektual yang berakar pada budaya bangsa dan kreativitas masyarakatnya,” kata Riefky di kantor Indosat, Jakarta, Senin (15/6/2026).
“Di era AI ini, fokus kami adalah memanfaatkan teknologi untuk memperkuat kreativitas manusia, bukan menggantikannya. Agar ide-ide dapat dikembangkan, dilindungi, dan diwujudkan menjadi peluang yang lebih besar,” lanjut Riefky.
Politisi Partai Demokrat itu menilai kolaborasi pemerintah dan industri penting untuk menyiapkan generasi muda menghadapi persaingan global. Inisiatif ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.
Baca Juga
Kemenekraf Usul Tambahan Anggaran Rp 1,73 Triliun ke DPR untuk Perkuat Ekonomi Kreatif 2027
President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha mengatakan, Indonesia memiliki potensi besar di sektor ekonomi kreatif digital. Namun, banyak talenta muda masih membutuhkan akses terhadap teknologi dan peluang pasar.
“Indonesia memiliki talenta dan kreativitas yang melimpah. Yang dibutuhkan banyak anak muda saat ini adalah akses ke perangkat, keterampilan, dan peluang yang tepat untuk mewujudkan ide mereka,” ujarnya.
Melalui kerja sama tersebut, Indosat akan memberikan akses premium Adobe Express gratis selama enam bulan kepada pelanggan. Pengguna juga memperoleh akses ke materi pembelajaran Adobe Digital Academy dalam Bahasa Indonesia.
President of Creativity & Productivity Business Adobe, David Wadhwani mengatakan, Indonesia menjadi negara pertama peluncuran program monetisasi kreator Adobe Express. Program ini memungkinkan kreator memperoleh penghasilan langsung dari karya yang dipublikasikan.
“Kami bangga dapat mendukung para kreator Indonesia dengan menghadirkan Adobe Express ke lebih banyak orang,” kata David.
Selain peluang monetisasi, peserta terpilih akan mendapat kesempatan menampilkan karya di IDEAFEST. Langkah ini diharapkan memperluas akses pasar dan kolaborasi bisnis.
Program tersebut juga didukung ekosistem ekonomi kreatif Kemenekraf. Dukungan itu ditujukan untuk memperbesar eksposur kreator kepada calon mitra dan investor.
Kolaborasi ini terintegrasi dengan program ECHOES dan GENSi yang berfokus pada pengembangan talenta muda. Indosat menargetkan program GENSi menjangkau 15.000 anak muda di seluruh Indonesia pada 2026.
