Kemenekraf Dorong Produk Kreatif Daerah Naik Kelas Lewat IDE.IND 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong produk kreatif daerah menembus pasar nasional melalui IDE.IND 2026 di Plaza Malioboro, Yogyakarta. Program ini menjadi wadah promosi sekaligus penguatan ekosistem ekonomi kreatif.
Menteri Ekraf (Menekraf) Teuku Riefky Harsya mengatakan, IDE.IND bukan sekadar pameran produk. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang kolaborasi bagi pelaku usaha, komunitas, pemerintah, dan dunia usaha.
Menurutnya, pelaku ekonomi kreatif membutuhkan akses pasar yang lebih luas. Karena itu, pemerintah berupaya mempertemukan produk lokal dengan calon konsumen dan mitra bisnis.
“Melalui IDE.IND, kami ingin memastikan produk kreatif lokal memiliki peluang tumbuh menjadi produk nasional bahkan go global,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (15/6/2026).
Baca Juga
Menekraf Dorong Industri Gim Jadi Mesin Baru Ekonomi Kreatif
IDE.IND 2026 sendiri menghadirkan pameran, talkshow, promosi produk, dan aktivasi komunitas. Sebanyak 20 jenama lokal dari 11 subsektor ekonomi kreatif ikut berpartisipasi dalam acara tersebut.
Produk yang ditampilkan berasal dari subsektor kriya, fesyen, kuliner, gim, hingga animasi. Kegiatan ini juga membuka ruang interaksi langsung antara pelaku usaha dan masyarakat.
Kemenekraf menilai kolaborasi lintas subsektor penting untuk memperkuat daya saing industri kreatif. Dampak program diharapkan berlanjut setelah kegiatan berakhir.
Baca Juga
BRI bersama Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Bali Melalui Akad Massal KUR 1.000 UMKM
“Semakin banyak ruang bagi pelaku kreatif untuk tumbuh, semakin kuat pula ekonomi kreatif Indonesia sebagai The New Engine of Growth,” katanya.
Pemerintah berharap IDE.IND 2026 menjadi pintu masuk perluasan pasar bagi produk kreatif lokal. Program ini juga diharapkan menginspirasi daerah lain untuk mengembangkan potensi ekonomi kreatif masing-masing.
