KAI Targetkan KRL 12 Gerbong Beroperasi di Rangkasbitung Tahun Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengupayakan pengoperasian rangkaian KRL Jabodetabek stamformasi 12 (SF12) di lintas Rangkasbitung atau green line pada tahun ini. Namun, realisasinya masih bergantung pada kesiapan infrastruktur kelistrikan yang disiapkan bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menyatakan, pihaknya telah melakukan serangkaian uji coba SF12 dan saat ini menunggu kesiapan gardu serta jaringan listrik aliran atas (LAA) yang mampu mendukung operasional kereta dengan kapasitas lebih besar tersebut.
“Untuk green line itu kan kita bekerja sama dengan DJKA, karena ada prasarana juga. Kita berharap ini segera, dan di dalam pelaksanaan penyiapan infrastrukturnya pun, kita kan ada uji coba SF12. Nanti kita update ke teman-teman ketika gardu-gardu tersebut memang sudah bisa men-support,” kata Anne saat ditemui di Hotel Raffles Jakarta, Rabu (10/6/2026).
Baca Juga
KAI Tebar Diskon 30% untuk Tiket Kereta Ekonomi Selama Liburan Sekolah
Menurut Anne, perseroan juga mendorong percepatan pengembangan infrastruktur perkeretaapian melalui kerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara guna memperluas sumber pendanaan proyek.
“Tidak hanya di green line, tetapi untuk elektrifikasi dan yang lainnya itu KAI dorong bekerja sama dengan kementerian dan Danantara. Supaya kita juga bisa memaksimalkan pendanaannya tidak hanya dari Kementerian Perhubungan, tetapi juga melalui pemegang saham kita Danantara,” ujarnya.
Anne menuturkan, kebutuhan peningkatan kapasitas layanan KRL Jabodetabek terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah penumpang. Ia menyebut volume pengguna KRL kini konsisten berada di atas 1 juta penumpang per hari. “Untuk KRL Jabodetabek itu sudah tidak pernah lagi di bawah 1 juta (penumpang) satu harinya,” ungkapnya.
Ia memaparkan, jumlah penumpang pada akhir pekan mengalami kenaikan signifikan dibandingkan beberapa tahun lalu. “Kita lihat juga di weekend itu yang biasanya dulu 600.000 (penumpang), ini sudah sering 800.000 lebih (penumpang) untuk yang weekend-nya,” tutur Anne.
Soal peluang pengoperasian SF12 di green line pada tahun ini, Anne menegaskan, KAI terus mengupayakannya sembari menyelesaikan kajian teknis dan kesiapan pasokan listrik. “Ini uji coba dulu dan itu tadi kalau memang gardunya sudah mencukupi. Misalkan berapa kereta SF12 yang bisa kita jalankan, atau mungkin headway,” ucap Anne.
Dikatakan Anne, peningkatan kapasitas layanan dapat dilakukan melalui penambahan jumlah gerbong dalam satu rangkaian maupun dengan memperpendek waktu antarperjalanan kereta. Namun, langkah tersebut memerlukan dukungan infrastruktur kelistrikan yang memadai.
“Pertama memang kita bisa menambah SF-nya dari 8-10 menjadi 12 atau memperpendek headway. Tapi ini kan ada beberapa kajian yang harus disiapkan. Termasuk tadi support dari kelistrikannya,” tandasnya.
Sebelumnya, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengungkap rencana pengoperasian kereta rel listrik (KRL) dengan gerbong/stamformasi 12 lintas Rangkasbitung atau green line. VP Corporate Secretary KCI, Karina Amanda memastikan pengoperasian SF 12 tersebut dapat direalisasikan pada 2027 mendatang.
Baca Juga
Seusai Insiden Bekasi, Dirut KAI Tegaskan Gerbong Perempuan Tak Dipindah
Saat ini KRL rute Tanah Abang-Rangkasbitung (green line) beroperasi dengan delapan gerbong kereta (SF 8) dan 10 gerbong kereta (SF 10). Jika rangkaian ditambah, maka akan ada 12 gerbong untuk satu rangkaian KRL di green line, sama seperti lintas Bogor (Red Line) dan lintas Cikarang (blue line).
Saat ditanya mengenai progres uji coba rangkaian KRL SF 12, Karina meyakini tidak ada rangkaian yang terkena masalah daya listrik turun atau trip ("jepret") di stasiun-stasiun lintas Rangkasbitung.
Selain penguatan daya listrik, kata Karina, pemerintah juga akan mengembangkan prasarana di stasiun-stasiun lintas Rangkasbitung yang peronnya belum memadai untuk melayani KRL dengan 12 gerbong.
