Tebar Diskon Belanja Libur Sekolah hingga 50%, Pemerintah Targetkan Transaksi Rp 30 Triliun
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah menggelar program BINA Holiday & Back to School 2026 untuk memanfaatkan momentum libur sekolah sekaligus mendorong konsumsi masyarakat. Program yang berlangsung pada 8 Juni hingga 12 Juli 2026 itu menawarkan diskon belanja hingga 50% di berbagai pusat perbelanjaan di Indonesia.
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Kementerian Perdagangan (Kemendag), Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), serta Asosiasi Pengusaha Pusat Belanja Indonesia (APPBI). Program ini juga bersinergi dengan Jakarta Great Sale dan Solo Great Sale.
Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar), Ni Luh Puspa mengatakan, libur sekolah menjadi momentum strategis untuk menggerakkan sektor pariwisata dan konsumsi domestik. Menurutnya, aktivitas wisata dan belanja memiliki dampak ekonomi yang luas bagi daerah.
Baca Juga
Pemerintah Guyur Stimulus Libur Sekolah, Tiket Pesawat hingga Kereta Dapat Diskon
“Kami berharap BINA Holiday & Back to School dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan konsumsi masyarakat Indonesia,” ujar Ni Luh Puspa dalam keterangannya, Rabu (10/6/2026).
Program ini melibatkan 800 merek, 80.000 gerai, dan 414 pusat perbelanjaan yang tersebar di 24 provinsi. Sejumlah kota besar yang berpartisipasi antara lain Jakarta, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, dan Surabaya.
Selain promosi belanja, masyarakat juga dapat menikmati berbagai aktivasi keluarga dan wisata belanja di sejumlah daerah. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan ke pusat perbelanjaan selama musim liburan.
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Dyah Roro Esti Widya Putri, optimistis program tersebut mampu menggerakkan roda ekonomi nasional. Pemerintah menargetkan nilai transaksi selama pelaksanaan program mencapai Rp 30 triliun.
Baca Juga
KAI Tebar Diskon 30% untuk Tiket Kereta Ekonomi Selama Liburan Sekolah
“Kami optimistis program ini dapat mengakselerasi aktivitas ekonomi nasional dan menghasilkan transaksi hingga Rp 30 triliun,” kata Roro.
Optimisme tersebut didukung keberhasilan BINA Lebaran 2026 yang mencatat transaksi Rp 54,9 triliun. Capaian itu melampaui target awal sebesar Rp 53,38 triliun dan menjadi modal positif bagi pelaksanaan program libur sekolah tahun ini.
