Dorong Ekspor, Pemerintah Jajaki Pasar Ekspor Baru 12 Negara
JAKARTA, investortrust.id – Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan pemerintah tengah memetakan beberapa negara untuk perluasan pasar ekspor, selain 5 negara pasar tradisional ekspor Indonesia.
Penjajakan dilakukan dengan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) untuk mendorong peningkatan ekspor nasional guna mengantisipasi terjadinya penurunan permintaan pasar global.
Baca Juga
Kadin Ungkap Sederet Faktor yang Bakal Pengaruhi Ekonomi RI 2024
“Penjajakan negata tujuan ekspor ini sesuai dengan Kepres no 24 2023, yaitu pemerintah diminta untuk membentuk satgas yang bertugas untuk menjajaki negara-negara tujuan ekspor baru. Satgas telah mengusulkan 12 negara tujuan. Sedangkan produk-produk yang akan diekspor masih dalam tahap diskusi,” papar Susiwijono Moegiarso dalam acara Investortrust Economic Outlook 2014, Jakarta, Kamis (25/01/2024).
Namun demikian, dia mengatakan, yang menjadi tantangan saat ini adalah penurunan permintaan pasar global, dibandingkan dengan supply yang masih kuat. “Kemenko perekonomian dengan para pemimpin G20 mengindikasikan ketidak pastina global masih akan panjang, dengan indikasi konflik geopolitik, perlambatan ekonomi global di 2024, dan adanya volatilitas harga, dan disrupsi pasokan komoditas,” jelasnya.
Baca Juga
Ekonomi Indonesia Diyakini Masih Tumbuh di Atas 5,2% di Tahun Ini
Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2023 mentapkan adanya pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Peningkatan Ekspor Nasional. Satgas akan menjajaki negara tujuan ekspor baru, selain China, Amerika Serikat, Jepang, India, Singapura, dan Korea.
Terkait ekonomi Indonesia, dia mengatakan, di tengah ketidakpastian global dan tensi geopolitik yang tinggi, ekonomi Indonesia tetap bertumbuh di kisaran 5% selama 8 kuartal beruturut, turut.

