Top! Indonesia Punya 17 Titik Potensi Energi Laut 60 GW, Ini Lokasinya
JAKARTA, Investortrust.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkap ada 17 titik potensi energi laut di seluruh perairan Indonesia. Potensi energi listrik yang dihasilkan dari energi baru terbarukan (EBT) itu mencapai 60 gigawatt (GW).
Balai Besar Survei dan Pemetaan Geologi Kelautan (BBSPGL) yang berada di bawah Badan Geologi ESDM menyatakan potensi air laut di Indonesia antara lain berupa energi arus, gelombang, dan OTEC (Ocean Thermal Energy Conversion).
Kepala BBSPGL, Hadi Wijaya menyebut 17 titik itu dipilih melalui fase pertama untuk mencari data dukung pemetaan tersebut dengan melakukan Pre-FS (Feasibility Study). Salah satunya adalah site selection.
Baca Juga
ESDM Sebut Harga Listrik EBT Dekati Energi Fosil, Ada yang di Bawah 6 Sen/kWh
"Pre-FS site selection itu dilakukan untuk menentukan lokasi terbaik energi arus, gelombang atau energi OTEC," katanya dikutip Senin (18/12/2023).
Menurutnya, seluruh wilayah perairan Indonesia menyimpan potensi energi laut yang melimpah. "Bagian barat, tengah, timur, selatan, dan utara Indonesia semuanya mengandung potensi energi laut," tuturnya.
Berikut 17 titik perairan Indonesia yang dinilai memiliki potensi energi laut:
1. Selat Riau,
2. Selat Sunda,
3. Selat Toyapakeh Nusa Penida,
4. Selat Lombok,
5. Selat Alas,
6. Selat Molo,
7. Selat Larantuka,
Baca Juga
ESDM: Distribusi B35 Sentuh 11,34 Juta KL hingga 12 Desember 2023
8. Selat Boleng,
9. Selat Pantar,
10. Selat Mansuar,
11. Selat Lirung Talaud,
12. Selat Sugi Riau,
13. Selat Lampa Natuna,
14. Selat Lembeh,
15. Selat Sinaboi Tenggara Medan,
16. Selat Patinti Halmahera Selatan,
17. Selat Alor. (CR-14)
Baca Juga

