Puluhan Anak Usaha BUMN Dipangkas, Ekonom UI: Tingkatkan Efisiensi dan Efektivitas
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Managing Partner BUMN Research Group LM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Toto Pranoto mendukung pemangkasan puluhan anak usaha BUMN. Perampingan anak usaha bertujuan agar perusahaan pelat merah lebih fokus pada bisnis inti atau core business.
"Diharapkan kinerja mereka bisa meningkat karena proses ini bisa meningkatkan efisiensi dan potensi sinergi BUMN yang lebih besar," ujar Toto di Jakarta, dikutip Jumat (22/5/2026).
Baca Juga
Menurut Toto, pemangkasan 47 anak usaha PTPN, 28 anak usaha PT Semen Indonesia Tbk Group atau SIG, hingga 17 anak usaha Pelindo dapat mendongkrak laju kinerja perusahaan. Namun demikian, Toto mengingatkan bahwa tantangan utama proses konsolidasi BUMN terletak pada tahap implementasi pasca-merger.
"Tentu perlu kerja keras pada proses eksekusi karena biasanya value creation gagal di BUMN karena implementasi post merger integration-nya," ucap Toto.
Baca Juga
Danantara dan BP BUMN Perketat Standar Kepemimpinan Calon Direksi Perusahaan Negara
Toto menekankan pentingnya keberadaan project management office (PMO) yang kuat untuk mengawal proses transformasi dan integrasi perusahaan. Menurut dia, pengurangan jumlah BUMN tidak boleh hanya fokus pada penurunan angka perusahaan, tetapi mampu menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi BUMN ke depan.
"Intinya pengurangan jumlah BUMN bukan sekadar angka saja, tapi yang lebih hakiki harus mampu menumbuhkan value yang lebih besar bagi BUMN tersebut," tutur Toto.

