Hashim Pastikan Indonesia Jadi Tujuan Aman Investasi Global Sektor Migas
Poin Penting
|
TANGERANG, investortrust.id – Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo menegaskan Indonesia merupakan negara aman bagi seluruh investor global, termasuk di sektor minyak dan gas bumi (migas).
Menurut Hashim, kebutuhan energi ke depan akan terus meningkat sehingga membuka peluang investasi yang sangat besar dan menjanjikan. Namun, potensi tersebut hanya dapat diwujudkan apabila pemerintah mampu menjaga iklim investasi sehat dan kompetitif.
Baca Juga
“Kita ada masa depan yang sangat cerah, sangat menjanjikan, tapi bersyarat. Syaratnya adalah kepastian hukum, fiscal terms, dan stabilitas politik, dan ada keamanan dan ketertiban,” ujar Hashim dalam acara IPA Convex 2026 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (21/5/2026).
Dia menegaskan, investor tidak akan masuk apabila suatu negara gagal memberikan jaminan keamanan, kepastian fiskal, maupun kepastian terhadap kontrak bisnis yang telah disepakati.
“Kalau tidak ada keamanan ketertiban, investor tidak mau beroperasi. Kalau tidak ada fiscal terms, investor tidak akan investasi. Kalau tidak ada kepatuhan mengenai kontrak-kontrak, investor akan hengkang,” katanya.
Hashim menjelaskan, salah satu kekuatan utama Indonesia dalam menarik investasi global adalah kebijakan luar negeri non-blok yang telah dianut sejak Republik Indonesia berdiri pada 1945. Menurut dia, posisi netral tersebut membuat Indonesia menjadi tempat yang aman bagi investor dari berbagai negara.
“Indonesia merupakan salah satu dari sedikit negara di dunia yang benar-benar netral. Menurut saya, Swiss sudah bukan lagi negara netral. Kita bisa melihat hal itu dari perang Ukraina, ketika bisnis-bisnis Rusia rekening banknya disita di Swiss,” ucap Hashim.
Baca Juga
Bahlil Pastikan Sektor Hulu Migas Dikecualikan dari Aturan Penjualan SDA Satu Pintu Lewat BUMN
Lebih lanjut, Hashim menegaskan pemerintah membuka pintu bagi seluruh investor internasional tanpa membedakan asal negara, termasuk investor dari Rusia maupun China.
Dia mengungkapkan, dirinya baru saja menghadiri pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan investor Rusia yang berminat menanamkan modal di Indonesia. Meski begitu, Pemerintah Indonesia juga tetap menyambut baik investor-investor asal China.
“Investor Rusia dipersilakan, investor dari China juga dipersilakan. Investor dari seluruh dunia diterima di negara ini dan investasi Anda akan dijaga oleh pemerintah. Tidak ada alasan untuk tidak berinvestasi di Indonesia. Indonesia adalah negara yang aman bagi seluruh investor,” tegas Hashim.

